Pemancar elektron merupakan bagian terpenting sebuah osiloskop. Katode di dalam CRT (Cathode Ray Tube) akan mengemisikan elektron-elektron ke layar CRTmelalui elektrode-elektrode pemfokus intensitas pancaran elektron ditentukan oleh banyaknya elektron yang diemisikan oleh katode. Bahan yang memantulkan cahaya pada layar CRT dapat diperoleh dari sulfid, oksid atausilikat dari kadmium, yang diaktifkan melalui bahan tambahan dari perak, emas atau tembaga.
Pada umumnya dipilih warna hijau untuk tampilan cahaya pada layar CRT, karena mata manusia pada umumnya peka terhadap warna ini.
a. Penguat Vertikal
Penguat vertikal dapat memberikan tegangan hingga 100 V. Penguat ini harus dapat menguatkan tegangan DC maupun AC dengan penguatan yang sama. Pengukuran sinyal dapat diatur melalui tombol POS (position).
b. Input Y
Bagian Input-Y (Vert. Input) terhubung dengan tombolpembagi tegangan, untuk membagi tegangan yang akan diukur, dengan perbandingan 10 : 1 atau 100 : 1. Tombol ini harus dibantu dengan sinyal kotak untuk kompensasi.
c. Penguat Horisontal:
Penguat ini memiliki dua input, satu dari sweep generator, menghasilkan trace (sapuan)horizontal lewat CRT dan input yang lain menguatkan sinyal eksternal dan ditampilkan pada CRT hanya pada sumbu horizontal. Skala pada sumbu Horisontal CRT Osiloskop, digunakan untuk mengukur waktu (periode) dari sinyal yang diukur, misalnya 2 ms/ divisi.
d. Generator-Waktu
Generator waktu menghasilkan sinyal gigi gergaji, yang frekuensinya dapat diatur, dengancara mengatur periodenya melalui tombol TIMEBASE. CRT akan menampilkan sinyal yang diukur(sinyal input) hanya jika periode sinyal tersebut persis sama dengan periode sinyal gigi gergaji ini atau merupakan kelipatan periodenya.
e. Triggering dan bias waktu
Sinyal gigi gergaji akan mulai muncul jika ada sinyal trigger. Pada saat sinyal input melewati level trigger, maka sinyal gigi gergaji mulai muncul.
f. Catu Daya
Kinerja catu daya ini sangat mempengaruhi kinerja bagian lainnya di dalam osiloskop. Catu daya yang tidak terregulasi dengan baik akan menyebabkan kesalahan pengukurandan tampilan yang tidak baik pada CRT (fokus, kecerahan/ brightness, sensitifitas, dansebagainya).
g. Oskiloskop Digital
Pada osiloskop digital, semua data yangakan ditampilkan disimpan di dalam RAM. Sinyalanalog akan di-sampling, lalu dikuantisasioleh ADC, diberi nilai (biner) sesuai dengan besarnya amplitudo tersampling (Gambar 8.38). Nilai ini dapat ditampilkan kembali secara langsung pada layar CRT atau monitor PC melalui kabel penghubung RS-232. Perbedaan antara osiloskop analog dan digital hanya pada pemproses sinyal ADC.
Pengarah pancaran elektron pada osiloskop ini sama dengan pengarah pancaran elektron pada osiloskop analog. Osiloskop digital ada yang dilengkapi dengan perangkat lunak matematik untuk analisis sinyal atau printer. Osiloskop digital, terdiri dari:
• ADC (Analog-to-Digital Converter)
• DAC (Digital-to-Analog Converter)
• Penyimpan Elektronik