Arus transien terjadi karena kapasitor membutuhkan waktu untuk memenuhi dirinya dengan muatan dan sebaliknya juga terjadi dalam proses mengosongkan dirinya dari muatan. Terdapat dua proses yang terjadi pada kapasitor dalam rangkaian RC, yaitu pengisian muatan dan pengosongan muatan. Misalkan kapasitor pada awalnya dengan menggunakan baterai, telah terisi penuh oleh muatan kemudian baterai dilepas, sehingga diperoleh rangkaian di bawah :
![]()
Gambar 3.43 Rangkaian Pengosongan Muatan Kapasitor
Pada saat awal kapasitor kita anggap terisi muatan penuh maka ketika saklar kita hubungkan akan terdapat arus awal sebesar pada rangkaian sebesar :
![]()
di mana Vo adalah tegangan (beda potensial) awal pada kapasitor yang bisadituliskan sebagai Q/C, sehingga :
![]()
Gambar 3.42 Kurva Arus Pengosongan Kapasitor
Gambar kurva pengosongan muatan kapasitor tersebut di atas menunjukkan pelepasan muatan yang ada di dalam kapasitor yang berkurang setiap saat secara eksponensial (maksudnya turun menurutkurva fungsi eksponen) hingga akhirnya pada t tak hingga (sangat lama)tidak ada muatan lagi dalam kapasitor. Dari persamaan muatan
![]()
kita turunkan terhadap waktu, maka akan kita peroleh kembali perilaku arus transien sebagai berikut:
![]()