Sampling Hidrokarbon Cair
Ruang Lingkup
Metode ini didiskripsikan untuk mendapatkan sampel hidrokarbon cair yang homogen untuk analisis laboratorium Pada metode ini tidak merekomendasikan penempatan titik pengambilan sampel.
Garis besar metode
Suatu sampel hidrokarbon cair dipindahkan di bawah tekanan dari piston yang ada dalam silinder. Silinder berpiston ini didisain untuk menempatkan gas iner yang bertekanan. Piston juga berfungsi sebagai pembatas antara gas iner dan sampel, sehingga pada waktu sampel berbentuk cairan yang bertekanan masuk, tidak ada ruangan yang kosong yang dapat digunakan untuk proses penguapan (ekspansi) sampel.
Peralatan
1) Kontainer seperti terlihat pada gambar 11, yang terdiri dari tubing logam yang sudah dihaluskan bagian dalam maupun luarnya, Silinder ini didesain dapat menahan tekanan maksimum pada waktu sampling dan tahan terhadap korosi. Volume silinder tergantung pada volume sampel yang dibutuhkan.
2) Silinder berisi piston yang dapat bergerak dan dilengkapi ring piston yang terbuat dari TFE (Tetra Fluoro Carbon). Ring piston ini harus tahan terhadap keberadaan sampel.
3) Pipa transfer, Valve dan pengukur tekanan (manometer)
![]()
Gambar 11 Floating Piston Cylinder
Prosedur Sampling
Prosedur ini digunakan untuk sampel hidrokarbon cair cair.
– Isi silinder dengan gas iner melalui kerangan D hingga tekanan pada silinder mencapai kira-kira 10 Psi di atas tekanan sampel pada titik sampel, kemudian tutup kerangan D.
– Sambungkan silinder piston dengan tempat sampling, tutup kerangan B dan C, lakukan purging pada pipa aliran sampling ke silinder dengan membuka kerangan B perlahan. Kemudian ganti arah aliran ke silinder dengan membuka kerangan C yang menuju ke silinder pelan-pelan tutup kerangan B, sambil mengamati tekanan pada manometer ada di ujung silinder yang lain.
– Buka kerangan C masukan sampel sampai penuh sambil mengeluarkan gas inner dengan membuka kerangan D pelan-pelan menuju ke silinder gas inner.
– Yakinkan semua gas iner yang ada dalam silinder sampel sudah keluar dan digantikan dengan cairan hidrokarbon, (perhatikan tekanan pada manometer jaga jangan sampai turun), silinder sampel sekarang telah terisi 80 % karena dikurangi dengan volume piston.
– Kemudian tutup semua kerangan dan lepaskan silinder dari sumber sampel dan silinder gas iner.
– Sampel siap untuk dianalisis.