Logika boolean atau logika rele dapat digunakan dalam suatu kontrol sekuensial sederhana. Sebagai contoh, katakanlah kita menginginkan menghidupkan (turn on) sebuah lampu pilot jika salah satu fan A atau fan B bekerja. Untuk mendeteksi status fan dipasang differential pressure switch pada fan. Kontak switch tersebut akan terbuka jika tekanan fan rendah dan akan menutup jika tekanan fan tinggi. Untuk membuat ...
Read More »Kelistrikan Refrigerasi Domestik
Kegunaan dan Fungsi Rele
Untuk keperluan penyaluran daya ke beban dengan arus yang lebih tinggi, pabrikan telah meningkatkan kemampuan hantar arus kontak rele hingga mencapai ratusan amper. Rele yang memiliki kemampuan hantar arus yang besar ini, lazim disebut sebagai kontaktor. Gambar 2.13 memperlihatkan konstruksi kontaktor. Gambar 2.13 Tipe Kontaktor Kontaktor didisain khusus untuk keperluan penyaluran daya ke beban (power switching) dengan arus yang lebih ...
Read More »Pengoperasian dan Jenis Konstruksi Rele
Tegangan operasi standar untuk koil solenoid rele mini menggunakan dua jenis sumber daya, yaitu AC dan DC.Untuk tegangan VAC hingga 240V, dan untuk tegangan VDC hingga 120V.Kotak rele dapat dipilih sesuai keperluan pemakainya, yaitu tipe DPDT, TPDT, FPDT.Arus nominal bervariasi, yaitu 3A, 5A, dan 7A. Untuk keperluan perakitan dan instalasi, tersedia berbagai tipe terminal rele, yaitu plug-in, PCB, dan solder, ...
Read More »Beban Listrik
Beban listrik untuk keperluan lainnya antara lain heater atau elemen pemanas listrik. Pada peralatan refrigerasi dibedakan dua jenis heater, yaitu deforst heater dan mullion heater. Defrost heater diletakkan di evaporator, digunakan untuk mencairkan bunga es yang timbul di permukaan evaporator, sedang mullion heater diletakkan di sekeliling pintu refrigerator/freezer untuk mencegah agar rangka alat tidak berembun. Beban listrik lainnya adalah lampu ...
Read More »Rele dan Kontaktor
Pada hakekatnya konstruksi rele dan kontaktor sama, yakni terdiri dari sebuah koil solenoid dan beberapa pasang kontak listrik. Tetapi dilihat dari penggunaannya berbeda. Rele sering digunakan untuk keperluan fungsi kontrol dan regulasi, sedang kontaktor lazim digunakan untuk keperluan fungsi power switching. Rele digunakan secara luas dalam sistem kontrol tidak langsung untuk mengoprasikan motor, katub, magnetic clutch, dan elemen pemanas (heater). ...
Read More »