" /> Keselamatan Kerja Pekerjaan Elektrikal - TN Mesin
Home > Kontrol Refrigerasi > Keselamatan Pekerjaan Elektrikal > Keselamatan Kerja Pekerjaan Elektrikal

Keselamatan Kerja Pekerjaan Elektrikal

Saat ini, kita merasakan bahwa energi listrik merupakan hal yang jamak di dalam lingkungan kehidupan kita. Saking jamaknya, kadang sebagian kita lupa atau tidakmenyadari keberadaan listrik disekitarnya. Baru ketika ada pemadaman mendadak dari PLN, mereka baru tersadar betapa sangat pentingnya keberadaan energi listrik di sekitarnya. Sungguh sulit dibayangkan, bila dalam fasa kehidupan modern seperti yang kita alami saat ini tanpa energi listrik.

Mari kita renungkan sejenak, apapun bagian kehidupan kita, listrik memainkan peran penting. Mulai dari aktivitas kehidupan di rumah masing-masing hingga aktivitas kehidupan lainnya, seperti bekerja di kantor, belanja, rekreasi,dan aktivitas pemeliharaan kesehatan tubuh. Rumah kita dipenuhi dengan berbagai peralatan listrik baik untuk keperluan pribadi, seperti sikat gigi, alat pencukur, pengering rambut, untuk keperluan memasak, seperti mixer, blender, rice cooker, toaster, untuk keperluan pengawetan makanan, seperti refrigerator, dan freezer, dan untuk keperluan kenyamanan hunian seperti exhaust fan dan room AC.

Banyak orangbekerja dilokasi yang menggunakan peralatan listrik skala besar. Biasanya peralatan tersebut beroperasi dengan tegangan tinggi. Apapun yang dikerjakannya, mereka berdekatan dengan sumber tegangan listrik yang berbahaya. Elemen paling penting yang perlu diingat ketika berurusan dengan rangkaian listrik adalah memperhatikannya dengan seksama. Tidak mungkin bagi teknisi/mekanik peralatan refrigerasi dan tata udara dapat melakukan pelacakan gangguan dengan layak ketika peralatannya tidak mendapat catu daya listrik.

Sehingga tidak boleh tidak, harus bekerja menggunakan prosedur aman ketika peralatannya masih bertegangan.Meskipun banyak prosedur pelacakan gangguan dapat dilakukan ketika catu daya listrik ke peralatan diputuskan, misalnya pemeriksaan kondisi motor listrik, rele, kontaktor, transformator, dan peralatan listrik lainnya, tetapi di lain kesempatan, pelacakan gangguan harus dilakukan ketika peralatannya masih terhubung ke sumber tegangan, sebagai contoh memeriksa tegangan yang masuk pada peralatan, memeriksa tegangan pada suatu piranti atau komponen, atau memeriksa tegangan jatuh pada pasangan kontak rele.

Satu hal yang paling penting, teknisi refrigerasi & tata udara harus belajar bagaimana bekerja dengan aman di sekitar peralatan ketika masih mendapat catu daya listrik. Para teknisi yang profesional tidak boleh takut dengan listrik, tetapi mereka harus selalu berhati-hati dalam bekerja dan tidak boleh lengah ketika sedang bekerja pada peralatan yang masih bertegangan. Jadi para teknisi atau mekanik refrigerasi & tata udara harus memahami bagaimana bekerja dengan aman tanpa mengalami kecelakaan kerja.

Bekerja dengan mengutamakan keselamatan merupakan suatu keharusan untuk mencegah kecelakaan, misalnya bahaya tersengat arus listrik, kebakaran, ledakan, kerusakan mekanik, dan mengalami kecelakaan di tempat kerja. Barangkali, bahaya yang paling besar adalah terkena sengatan arus listrik. Arus listrik yang mengalir melalui badan manusia melebihi 10 miliamper dalam waktu beberapa detik dapat menimbulkan kelumpuhan kepada korban.

Bila arus yang mengalir sebesar 100 miliamper atau lebih besar dalam waktu dua detik atau lebih dapat berakibat fatal. Semakin tinggi tegangan semakin besar pula arus yang dapat mengalir melalui badan manusia. Bahaya sengatan listrik meningkat seiring meningkatnya tegangan. Personil yang bekerja di daerah tegangan tinggi, harus mendapat pelatihan kerja yang bagus dan dilengkapi dengan peralatan pengaman diri yang memadai.

Ketika kulit kita berkeringat atau basah, maka resistansi badan terhadap arus listrik menjadi turun dengan drastis. Bilamana itu terjadi, terkena sengatan arus listrik pada tegangan nominal akan dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, perlunya memahami prosedur keselamatan kerja, antara lain:
(1) Memahami bahaya dan cara menghindari sengatan arus listrik
(2) Memastikan ada sistem pentanahan listrik yang bagus.
(3) Memastikan sistem pengaman listrik dalam kondisi bagus dan benar
(4) Menerapkan prosedur lock out ketika sedang bekerja di daerah bertegangan.