Kebersihan merupakan cara utama untuk memastikan usia pakainya, baik untuk unit baru atau unit yang telah diperbaiki sebelumnya. Pembersihan bagian-bagian dengan menggunakan cairan pelarut dan dikeringkan di udara dianggap memadai, dengan anggapan bahwa cairan yang dipergunakan adalah bersih. Sementara itu untuk peralatan yang membutuhkan ketepatan/presisi, mekanisme internalnya harus bebas dari bahan kimia dan kontaminasi partikel.
PERHATIAN DAN CATATAN KHUSUS !
Waspadalah ketika menggenggam komponen dengan ragum untuk menghindari kerusakan permukaan komponen. Beberapa cairan pelarut bersifat mudah terbakar. Usahakan tidak ada sumber api ketika menggunakan cairan pelarut. Waspadalah ketika bekerja dengan fluida hidrolik bertekanan. Kebocoran fluida hidrolik bertekanan dapat menembus kulit dan menimbulkan luka yang cukup parah.
PERINGATAN !
Anda dapat terluka karena oli hidrolik bertekanan dan oli panas. Pelumas hidrolik bertekanan kadang-kadang masih tersisa dalam sistem hidrolik jauh setelah mesin dimatikan. Anda dapat terluka cukup parah jika tekanan ini tidak dikeluarkan terlebih dahulu ketika melakukan perbaikan pada sistem hidrolik. Pastikan Anda telah melepaskan semua pengaitnya, dan suhu oli telah dingin sebelum Anda melepaskan berbagai komponen atau kabel yang berhubungan. Lepaskan cover (penutup) lubang pengisian oli hanya jika mesin telah dimatikan, dan cover (penutup) lubang pengisian telah cukup dingin jika dipegang dengan tangan telanjang.
a. Pompa gear single section uni-directional
![]()
Gambar 3.44 Komponen-komponen gear pump single section uni-directional
Gambar 3.44 menunjukkan Pompa gear single section uni-directional, yang terdiri dari komponen-komponen berikut:
| 1. | Retainer/Penahan | 7. | Housing/housing |
| 2. | Sealing strip | 8. | Flange |
| 3. | Back up ring | 9. | O-ring |
| 4. | Isolation plate | 10. | Support ring |
| 5. | Drive gear | 11. | Pressure plate |
6. Idler gear
b. Pompa gear single section bi-directional
![]()
Gambar 3.45 Komponen-komponen gear pump single section bi-directional
Gambar 3.45 menunjukkan Pompa gear single section bi-directional, yang terdiri dari komponen-komponen berikut:
| 1. | O-ring | 5. Drive gear | 9. Pressure plate | |
| 2. | Flange | 6. Isolation plate | 10. O-ring | |
| 3. | Idler gear | 7. Support ring | 11. Back up ring. | |
| 4. | Housing/housing | 8. Retainer/penahan |
Pompa gear single section uni-directional, namun perhatikan bahwa kedua jenis pompa tersebut memiliki isolation plate pada kedua sisinya dan sepasang o-ring sebagai pengganti sealing strip. Ini memungkinkan kedua sisi pompa menjalankan fungsi untuk pressure (tekanan) rendah dan pressure (tekanan) tinggi secara bergantian.
c. Pompa gear double section
![]()
Gambar 3.46 Komponen-komponen gear pump double section
Gambar 3.46 menunjukkan Pompa gear double section, yang terdiri dari komponen-komponen berikut:
| 1. | Flange | 5. | Rear idler | 9. Coupling/kopling |
| 2. | Front Housing/housing depan | 6. | Front idler | 10. Stud. |
| 3. | Centre bearing plate | 7. | Rear drive | |
| 4. | Rear housing/housing belakang | 8. | Front drive gear |
Pada Gambar 3.46, O-ring (tidak tampak dalam gambar) terletak pada bagian belakang flange.