Beban listrik merupakan bagian paling penting dari suatu sistem refrigerasi dan tata udara karena komponen tersebut melakukan berbagai tugas aktuasi di dalam sistem tersebut. Motor listrik mengoperasikan kompresor refrigerasi, menaikkan tekanan dan mensirkulasi refrigerant setiap saat. Gambar 2.1 memperlihatkan tipikal kompresor hermetik yang lazim digunakan pada unit tata udara. Motor listrik yang digunakan untuk menggerakkan kompresor kapasitas di bawah 2,5 HP adalah motor satu fasa dengan tipe motor capasitor start dan capasitor run.
Untuk kompresor di atas 5 HP biasanya menggunakan motor 3 fasa. (pembahasan motor listrik yang kebih rinci akan dibahas di bab VIII. Gambar 2.2 memperlihatkan tipikal motor fan kondensor. Motor listrik yang digunakan untuk mengoperasikan fan kondensor berskala kecil, biasanya digunakan tipe motor split kapasitor. Untuk fan berkapasitas besar digunakan motor 3 fasa.
![]()
Gambar 2.1 Kompresor refrigerasi tipe hermetic
![]()
Gambar 2.2 Motor Fan Kondensor
![]()
Gambar 2.3 Motor Fan Evaporator
Beban listrik yang menghasilkan gerakan translasi adalah solenoid.Solenoid lazim digunakan pada rele dan katub.Solenoid mengoperasikan rele, membuka dan menutup kontak rele. Para teknisi/mekanik harus mampu mengenali berbagi simbol standar yang dikeluarkan oleh berbagai pabrikan, agar pekerjaannya dapat optimal.