" /> Arsitektur Mikrokontroler AT89S51 | TN Mikro
Home > Sistem Kontrol > Merancang Rangkaian Kontrol > Arsitektur Mikrokontroler AT89S51

Arsitektur Mikrokontroler AT89S51

Adapun arsitektur dari mikrokontroler AT89S51 dapat dilihat sebagai berikut :

image

Gambar 15 Diagram blok mikrokontroler 89S51

Dan arsitektur memori mikrokontroler 8051 dapat dilihat pada gambar

image

Gambar 16 Arsitektur Memori Mikrokontroller 8051

 

Fasilitas Timer dan Counter
Banyak aplikasi mikrokontroler memerlukan penghitungan dari kejadian eksternal, seperti frekuensi dari pulsa atau pembangkitan tunda waktu internal antar komputer. Kedua contoh tersebut dapat dilakukan menggunakan teknik software, namun loop software untuk penghitungan atau pewaktuan mejadikan prosesor terbebani. Oleh karena itu untuk menghidari hal tersebut kita dapat menggunakan fasilitas yang tersedia di mikrokontroler berupa up counter 16-bit yang diberi nama T0 dan T1. Setiap counter mungkin deprogram untuk menghitung pulsa clock internal, beraksi sebagai timer atau diprogram sebagai counter untuk menghitung pulsa eksternal.

 

Interupsi Timer Counter
Counter telah dimasukan ke dalam chip, sehigga processor dapat melakukan kerja penghitungan dan pewaktuan. Ketika program menginginkan untuk menghitung jumlah tertentu dari pulsa internal atau kejadian eksternal, sebuah angka ditempatkan pada counter. Counter bertambah dari angka awal ke maksimum dan kemudian kembali ke nol pada pulsa akhir dan juga mengatur timer flag. Kondisi flag diuji oleh sebuah nstruksi untuk memberitahu program bahwa hitungan telah dilakukan atau flag digunakan untuk meninterupsi program.

image

Gambar 17 Logika Kontrol Timer/Counter

Serial Data Input/Output
Konputer harus dapat berkomunikasi dengan komputer yang lain. Salah satu cara yang murah untuk berkomunikasi adalah mengirimkan dan menerima bit data serial. 8051 mempunyai rangkaian komunikasi data serial yang menggunakan register SBUF untuk mempertahankan data. Register SCON mengontrol komunikasi data, register PCON mengontrol rate data. Dan pin RDX (P3.0) dan TDX (P3.1) menghubungkan ke jaringan data serial.

SBUF secara fisik terdiri dari dua register. Satu adalah hanya menulis dan digunakan untuk mempertahankan data yang akan dikirimkan 8051 melalui TDX. Yang lain adalah hanya membaca dan mempertahankan data yang diterima dari sumber eksternal melalui RDX. Keduanya saling tidak terpisah menggunakan alamat 99h. Terdapat empat moda programmable untuk komunikasi data serial yang dipilih oleh pengaturan bit SMX pada SCON. Baud rate ditentukan oleh moda yang dipilih. Gambar 1.17 menunjukan tugas bit untuk SCON dan PCON.

Interupsi Data Serial
Komunikasi data serial adalah proses komunikasi yang relative lambat, mengambil beberapa mdetik setiap byte data untuk melakukannya.

image

Gambar 18 Register Fungsi SCON dan PCON