" /> Sistem Kontrol Archives - TN Mikro
Home > Sistem Kontrol

Sistem Kontrol

Antarmuka Mikrokontroler Dengan LED dan Rele

Menghubungkan port parallel dengan LED Konfigurasi secara umum untuk menghubungkan sebuah LED ke sebuah mikrokontroler adalah seperti ditunjukan pada gambar 1.21 (a) LED menyala ketika pin mikrokontroler diberi sinya LOW dan akan mati ketika pada pin mikrokontroler adalah HIGH. Tahanan yang terpasang pada angkaian digunakan untuk membatasi arus yang mengalir melalui LED. Nilai tahanan ditentukan berdasarkan persamaan R = (VCC ...

Read More »

Memori dan Port Mikroprosesor

Memori adalah komponen yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi biner yang akan dijalankan oleh mikroprosesor, serta data yang digunakan untuk bekerja. Memori yang dapat langsung diakses oleh mikroprosesor, yaitu RAM (random access memory) yang dapat dibaca-tulis dan ROM (read only memory) yang hanya dapat dibaca saja. RAM merupakan suatu chip di luar dari mikroprosesar yang berupa memori yang sifatnya sementara dan ...

Read More »

Perkembangan Mikroprosesor

Istilah mikroprosesor berasal dari kata microprossesor, yang secara kasar artinya pemroses mikro atau pengolah mikro. Secara fisisk dapat diartikan sebuah chip atau keping kecil yang merupakan perpaduan suatu rangkaian elektronika yang rumit yang dirancang untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang kompleks. Mikroprosesor lebih dikenal dengan sebutan CPU atau Central Processing Unit adalah sebuah rangkaian terintegrasi (IC) sebagai unit mesin pengolah yang bekerja ...

Read More »

Mikrokontroler AT89S51

AT89S51 mempunyai konsumsi daya rendah, mikrokontroller 8-bit CMOS dengan 4K byte memori Flash ISP (In System Programmable/ dapat diprogram didalam sistem). Pada gambar ditunjukkan bentuk fisik dan konfigurasi pin dari sebuah mikrokontroler seri AT89Sxx.   Gambar 13 Mikrokontroler DESKRIPSI PIN : VCC Tegangan Supply pada pin 40 GND Ground pada pin 20 Port0 pada pin 32 sampai dengan pin 39. ...

Read More »

Bahasa Assembly di Mikrokontroler

Pemrograman menggunakan bahasa assembly (bahasa tingkat rendah) memerlukan pemahaman register, termasuk didalamnya nama setiap register dari chip kontroler yang digunakan dan struktur register itu sendiri. Secara fisik, kerja dari sebuah mikrokontroler dapat dijelaskan sebagai siklus pembacaan instruksi yang tersimpan di dalam memori. Mikrokontroler menentukan alamat dari memori program yang akan dibaca, dan melakukan proses baca data di memori. Data yang ...

Read More »

Antarmuka Mikrokontroler Dengan Pengubah

a. Antarmuka Pengubah A/D Pengubah A/D digunakan untuk menfasilitasi antarmuka mikrokontroler dengan sinyal analog.Gambar 1.31 menunjukan antarmuka pengubah A/D jenis AD571 dengan mikrokontroler.AD571 adalah pengubah A/D delapan-bit. Seperti dapat dilihat ari , bahwa output data dan kontrol dari pengubah A/D dihubungkan pin I/O mikrokontroler. Mikrokontroler mengirim perintah seperti mulai konversi, memilih kanalinput jika pengubah A/D mempunyai kanal input lebih dri ...

Read More »