" /> Compiler MIDE Studio | TN Mikro

Compiler MIDE Studio

Pemrograman Mikrokontroler AT89S/XX
Setelah kalian memahani hal-hal dasar berkenaan dengan mikrokontroler, diantaranya arsitektur MK meliputi CPU, memori, I/O port, dan periperal tambahan, selanjutnya mengetahui berbagai istilah dan bagian umum dari pin-pin MK. Bagian penting selanjutnya adalah teknik pemrograman dan hal yang terkait dengan pemrogramana. Perkembangan pemrograman sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi mikrokontroler itu sensdiri.

Diawali dengan bahasa assembler samapai dengan bahasa tingkat tinggi, saat ini pengguna dapat memeilih bahasa yang akan digunakansesuai dengan compiler (penerjemah bahasa). Pada kegiatan belajar ini sebagai permulaan mempelajari mikrokontroler diperkenalkan bahasa assembele, namun untuk perkembangan lebih lanjut kalian diperbolehkan mempelajari bahasa tingkat tinggi seperti bahasa basic, bahasa C, pascal, java dan berbagai hasa lainnya sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Kalian dapat menuliskan program assember pada note pad kemudian di compiler menggunakan ASM51 atau MIDE. M-IDE Studio adalah salah satu cara yang digunakan untuk menjalankan kompilasi untuk komponen MCS-51. M-IDE Studio mempunyai beberapa fitur yang dapat digunakan untuk edit, compil, dan debug file. The M-IDE Studio juga dapat digunakan untuk menulis program dalam bahasa C. Dengan menggunakan software ini, maka kita dapat melihat error pada report file LST

image

Gambar 35 M-IDE Studio

Bila anda perhatikan pada menu toolbar dan menu pilihan, tampak terlihat disable. Hal ini karena file belum dibuat. Untuk membuat sebuah file, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Membuat File Baru Untuk membuat file baru, klik pada menu File atau short cut seperti yang ditunjukkan pada gambar, sehingga akan tampak halaman kosong.

image

Gambar 36 File baru dengan halaman kosong

2. Menulis sebuah program Tulis program assembly pada halaman kosong, dan lakukan penyimpanan file. Bila file telah tersimpan maka akan tampak teks instruksi yang berwarna-warni. Sebagaimana yang ditunjukan pada gambar 1.35.

image

Gambar 37 Menu penyimpanan file

3. Kompilasi Agar file dengan ekstensi ASM tersebut dapat diloadkan ke mikrokontroller, maka perlu dilakukan kompilasi dari file ASM ke HEX.

image

 

4. Debug

image

Gambar 38 Debug file

Dengan menggunakan mikrokontroler AT89S dapat dilakukan pemrograman mikrokontroler dengan cara In System Programming (ISP). Artinya IC mikrokontroler tidak perlu dicabut pasang untuk pemrograman. Untuk melakukan download program dapat menggunakan ISP programmer buatan M. Asim Khan atau Downloader Usb Asp Avr & 8051.