" /> Mikrokontroler AT89S51 - TN Mikro
Home > Sistem Kontrol > Merancang Rangkaian Kontrol > Mikrokontroler AT89S51

Mikrokontroler AT89S51

AT89S51 mempunyai konsumsi daya rendah, mikrokontroller 8-bit CMOS dengan 4K byte memori Flash ISP (In System Programmable/ dapat diprogram didalam sistem). Pada gambar ditunjukkan bentuk fisik dan konfigurasi pin dari sebuah mikrokontroler seri AT89Sxx.

image image

Gambar 13 Mikrokontroler

DESKRIPSI PIN :
VCC Tegangan Supply pada pin 40
GND Ground pada pin 20
Port0 pada pin 32 sampai dengan pin 39. Port 0, merupakan port I/O 8-bit open drain dua arah. Sebagai sebuah port, setiap pin dapat mengendalikan 8 input TTL. Ketika logika “1” dituliskan ke port 0, maka port dapat digunakan sebagai input dengan high impedansi. Port 0 dapat juga dikonfigurasikan untuk multipleksing dengan address/ data bus selama mengakses memori program atau data eksternal. Pada mode ini P0 harus mempunyai pull-up.
Port1pada pin 1 sampai dengan pin 8. Port 1 merupakan port I/0 8-bit dua arah dengan internal pull up. Buffer output port 1 dapat mengendalikan empat TTL input. Ketika logika “1” dituliskan ke port 1, maka port ini akan mendapatkan internal pull up dan dapat digunakan sebagai input. Port 1 juga menerima alamat byte rendah selama pemrograman dan verifikasi Flash.
Port Pin Fungsi Alternatif sebagai pin ISP, pin 6 sampai dengan pin 8
P1.5 MOSI (digunakan untuk In System Programming)
P1.6 MISO (digunakan untuk In System Programming)
P1.7 SCK (digunakan untuk In System Programming)
Port2 pin 21 sampai dengan pin 28. Port 2 merupakan port I/O 8-bit dua arah dengan internal pull- up. Buffer output port 2 dapat mengendalikan empat TTL input. Ketika logika “1” dituliskan ke port 2, maka port ini akan mendapatkan internal pull up dan dapat digunakan sebagai input.
Port3 pin 10 sampai dengan pin 17.Port 3 merupakan port I/O 8-bit dua arah dengan internal pull up. Buffer output port 3 dapat mengendalikan empat TTL input. Ketika logika “1” dituliskan ke port 3, maka port ini akan mendapatkan internal pull up dan dapat digunakan sebagai input. Port 3 juga melayani berbagai macam fitur khusus, sebagaimana yang ditunjukkan pada tabel berikut:

image

image

RST pada pin 9. Input Reset. Logika high “1” pada pin ini untuk dua siklus mesin sementara oscillator bekerja maka akan me-reset devais.
ALE/PROG pada pin 30.Address Latch Enable ( ALE ) merupakan suatu pulsa output untuk mengunci byte low dari alamat selama mengakses memori eksternal. Pin ini juga merupakan input pulsa pemrograman selama pemrograman flash (paralel). Pada operasi normal, ALE mengeluarkan suatu laju konstan 1/6 dari frekuensi osiilator dan dapat digunakan untuk pewaktu eksternal.
PSEN pada pin 29.Program Store Enable merupakan strobe read untuk memori program eksternal.
EA/ VPP pada pin 31. External Access Enable. EA harus di hubungkan ke GND untuk enable devais, untuk mengakses memori program eksternal mulai alamat 0000H s/d FFFFH. EA harus dihubungkan ke VCC untuk akses memori program internal. Pin ini juga menerima tegangan pemrogramman ( VPP) selama pemrograman Flash. Ingat EA = 0 maka ekternal program, tetapi jika EA= 1 pada pin ini jika kita hanya menggunakan program internal yang ada pada mikrokontroler maka akan digunakan program pada on chip flash
XTAL1 pada pin 19.Input untuk penguat oscilator inverting dan input untuk rangkaian internal clock
XTAL 2pada pin 18.Output dari penguat oscilator inverting.