" /> TN Seni | Page 20 of 44 |

Dry Strength Ceramic Materials

Dry strength relates to the ability of maintaining the current form of ceramic objects undergo a drying process so as to dry the ceramic object is strong enough for the next process. This is very important because the nature of the ceramic body must be strong enough to be lifted, refined, and are arranged in a furnace. Clay has high ...

Read More »

Proses Pembelahan Log

Proses pembelahan log merupakan rangkaian langkah awal yang menentukan penyediaan bahan baku kayu untuk proses produksi di bidang perkayuan selanjutnya. Pembelahan log biasanya menggunakan mesin gergaji pita yang besar yaitu bandsaw. Dengan mesin ini bisa menghasilkan pembelahan log menjadi lembaran-lembaran papan atau batangan-batangan balok menurut kebutuhan atau ukuran bahan baku kayu yang diinginkan. Gambar berikut menunjukkan sebatang log sedang dalam ...

Read More »

Clay Body Problems and Improvement

Clay used for the manufacture of ceramic objects there that can instantly be used and there is also a lack of appropriate meempunyai character. The nature of such mismatches is too sticky, too coarse, less plastic, high shrinkage, the results of fuel brittle, the color is too dark or bright, precocious, broke out when drying, and broke when burning. Problems ...

Read More »

Sifat Mekanis Kekuatan Kayu

Sifat-sifat mekanik atau kekuatan kayu ialah kemampuan kayu untuk menahan muatan atau beban dari luar. Maksud muatan dari luar ialah gaya-gaya di luar benda yang mempunyai kecenderungan untuk mengubah bentuk dan besarnya benda. Sifat mekanik atau kekuatan kayu meliputi: keteguhan tarik, keteguhan tekan/kompresi, keteguhan geser, keteguhan lengkung (lentur), kekakuan, keuletan, kekerasan dan keteguhan belah. Struktur Kayu Gb. Bagian bagian kayu ...

Read More »

Perekatan Kayu Lapis

Untuk merekat finir-finir hingga menjadi plywood dapat digunakan berbagai macam perekat, misalnya : a) Berdasarkan asal bahannya, dibedakan atas: o Perekat nabati, misalnya kedelai, kacang, ketela (tapioka) o Perekat hewani, misalnya kasein (susu), fibrin, protein, tulang Ø Perekat sintesis, misalnya urea formaldehid, fenol formaldehid, melamin, formaldehid, resorcinol formaldehid b) Berdasarkan ketahanannya terhadap air dan pengaruh cuaca luar dibedakan atas : ...

Read More »

Teknik Pembuatan Finir

Dengan cara ini efisiensi waktu proses dapat mencapai hampir 40% dan finir yang diperoleh lebih lebar 20-30% dibandingkan proses slicing veneer. Proses penyayatan dapat dilakukan dengan cara kayu bergerak maju mundur dan pisau sayat diam atau sebaliknya. Penyayatan dapat dilakukan pada arah vertikal dan horizontal. Tipe penyayatan yang paling banyak digunakan adalah arah penyayatan horizontal, kayu yang disayat bergerak maju ...

Read More »