Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Peralatan Politur – TN Seni
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Peralatan Politur

a. Tempat Politur
Politur yang disimpan pada wadah / container metal akan cepat berubah warna menjadi gelap karena terjadi korosi, maka dianjurkan untuk menyimpannya pada botol atau container yang terbuat dari kaca / plastik.
Efek Kelembaban pada Politur. Kelembaban akan mempengaruhi polituran karena spiritus (yang bersuhu cukup dingin) akan menarik uap air dari udara yang cukup besar sehingga polesan menjadi berjamur pada benda kerja. Oleh karena itu harus direncanakan ruang kerja yang cukup hangat dengan dipasang alat pemanas ruang.
image

Untuk menghindari terjadinya bunga susu/ jamur pada permukaan benda kerja, maka pada politur perlu ditambah 5 % alkohol. Bunga susu/ jamur yang terjadi pada permukaan benda kerja dapat dihilangkan dengan menggosokkan rubber yang dicelup pada spiritus, sehingga permukaan benda kerja menjadi tidak lembab dan melepaskan kadar air di permukaan tersebut. Pada saat proses polituran, apabila kelembaban udara sangat tinggi dapat dilakukan juga dengan cara menghangatkan wadah politur yaitu menyimpan wadah politur dekat dengan kompor listrik dengan jarak tertentu.

b. Kape ( Spatula )
Digunakan untuk cat, filler atau putty yang memiliki viscositas atau kekentalan yang tinggi. Kriteria kape / spatula yang bagus, terbuat dari lembaran logam yang padat dan lentur. Ujung kape lurus dan tanpa cacat ( tidak gumpil atau muntir ). Melekat erat pada gagangnya dan tidak mudah lepas. Untuk mempertahankan kondisi kape / spatula ada beberapa hal yang harus dilakukan dan dihindari :
 – Setelah dipergunakan, cuci bersih kape / spatula dan keringkan dari solvent atau air pencuci.
 – Simpan di tempat kering
 – Sebelum dipakai bersihkan kotoran atau karat yang ada.
image

Hal-hal yang harus dihindari :
 – Jangan gunakan kape / spatula untuk mencongkel tutup kaleng
- Jangan diadu dengan logam lain
 – Jangan digunakan untuk memukul atau memalu, karena dudukan kape dengan pegangannya bisa longgar.
 – Jangan direndam dalam solvent atau air, karena dapat menimbulkan karat

c. Kuas Untuk Politur
(1) Ada beberapa macam kuas / alat polesan yang diperlukan untuk laburan politur. diantaanya :
image

(2) Mop : berbagai ukuran diperlukan untuk pewarnaan dan coating
image

(3) Blender : untuk pelaburan (coating) dalam ukuran yang luas
(4) Pencil brushes : untuk perbaikan dan coating / Tusir
image

(5) Stain brushes : kuas pipih berbagai ukuran untuk pewarnaan.
(6) Dusting brushes : kuas untuk membersihkan benda kerja,kuas ini tidak boleh kena minyak.
image

(7) Dulling brushes : seperti halnya sikat sepatu untuk membuat permukaan polishing menjadi doff.
image
Gambar 2.7. Kuas untuk Finishing Politur


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79