Tanah liat yang digunakan untuk pembuatan benda keramik ada yang langsung dapat digunakan dan ada juga yang meempunyai karakter yang kurang sesuai. Ketidaksesuaian sifat itu diantaranya terlalu lengket, terlalu kasar, kurang plastis, susut tinggi, hasil bakar rapuh, warna terlalu gelap atau terang, cepat matang, pecah ketika pengeringan, dan pecah ketika pembakaran. Problem-problem tersebut dapat terdeteksi ketika proses pembentukan, pengeringan, pembakaran, atau dengan melihat visualisasi hasil pembakaran benda keramik.
Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut maka terlebih dahulu harus diidentifikasi apakah problem tersebut disebabkan oleh bahan, proses, atau keduanya. Untuk problem yang disebabkan oleh proses, maka solusinya adalah memperbaiki proses yang dijalankan sesuai prosedur. Kesalahan-kesalahan proses yang sering terjadi adalah pengulian yang kurang baik sehingga badan keramik tidak homogen dan penyambungan antar bagian yang kurang baik pada keteknikan pembentukan tangan langsung.
Sedangkan untuk problem yang disebabkan oleh kelemahan badan keramik itu sendiri tersaji dalam tabel berikut.
![]()
Gambar 51. Benda pecah/retak saat pengeringan dan pembakaran
Tabel 5. Problem badan tanah liat dan perbaikannya.
![]()
Tabel tersebut harus dipahami dengan baik untuk menghindari kegagalan hasil akhir.Karena produk yang baik harus diawali dengan kualitas bahan yang baik juga.