" /> Sistem Sirkulasi Operasi Pengeboran | TN Sipil
Home > Teknik Pengeboran > Operasi Pengeboran > Sistem Sirkulasi Operasi Pengeboran

Sistem Sirkulasi Operasi Pengeboran

Sistem sirkulasi merupakan salah satu sistem yang memegangperanan penting di dalam operasi pengeboran putar (rotary drilling).Tugas utamanya adalah membantu sistem pemutar didalam “mengebor sumur” dengan menyediakan perlengkapan-perlengkapan yang sesuai untuk mengatur bahan-bahan lumpur dan tempat-tempat kerja untuk mempersiapkan, merawat dan mengganti fluida pengeboran. Sistem sirkulasi tersusun oleh empat sub komponen utama, yaitu :
1. Lumpur pengeboran
2. Tempat persiapan
3. Peralatan sirkulasi
4. Tempat pengkondisian lumpur

Secara umum lumpur pengeboran dapat disirkulasikan dengan urutan sebagai berikut: lumpur dalam steel mud pit dihisap oleh pompa – pipa tekanan – stand pipe – rotary hose – swivel head – kelly – drill pipe – drill collar – bit – annulus drill collar – annulus drill pipe – mud line/flow line, shale shaker – steel mud pit – dihisap pompa kembali dan seterusnya. Hal ini bisa dilihat pada Gambar 4.31.
image
Gambar 4.31. Sistem Sirkulasi

1. Lumpur pengeboran merupakan faktor yang penting dalam pengeboran. Lumpur pengeboran pada mulanya hanya berfungsi sebagai pembawa serbuk bor (cutting) dari dasar lubang bor ke permukaan. Lumpur pengeboran mempunyai fungsi penting dalam operasi pengeboran, antara lain :
– Mengangkat cutting ke permukaan.
– Mengontrol tekanan formasi.
– Mendinginkan dan melumasi bit dan drill string.
– Memberi dinding pada lubang bor dengan mud cake.
– Menahan cutting saat sirkulasi dihentikan.
– Mengurangi sebagian berat rangkaian pipa bor (Bouyancy effect).
– Melepas cutting dan pasir dipermukaan.
– Mendapatkan informasi (mud logging, sample log).
– Sebagai media logging.

Ada 2 (dua) hal penting dalam penentuan komposisi lumpur pengeboran, yaitu :
– Semakin ringan dan encer suatu lumpur pengeboran, semakin besar laju penembusan.
– Semakin berat dan kental suatu lumpur pengeboran, semakin mudah untuk mengontrol kondisi bawah permukaan, seperti masuknya fluida formasi bertekanan tinggi (dikenal sebagai “kick”). Bila keadaan ini tidak dapat diatasi akan menyebabkan terjadinya semburan liar (blow out).

2. Tempat persiapan ditempatkan pada tempat dimulainya sirkulasi lumpur, yaitu di dekat pompa lumpur. Tempat persiapan lumpur pengeboran terdiri dari peralatan–peralatan yang diatur untuk memberikan fasilitas persiapan atau treatment lumpur bor. Tempat persiapan ini meliputi mud house, steel mud pits/tanks, mixing hopper, chemical mixing barrel, water tanks dan reserve pit.
image