Ketentuan-ketentuan Melaksanakan Konstruksi Saluran Udara Tegangan Menengah (sesuai PUIL 2000)
∧ Penghantar udara telanjang yang di pasang, direntangkan diatas tiang penyangga dengan isolator penunjang.
∧ Persilangan saluran udara dengan saluran telekomunikasi dengan jarak
– Penghantar telanjang berjarak 1 meter, bersilangan 1 meter.
– Penghantar berisolasi berjajar 1 meter, bersilangan 1 meter.
∧ Pemasangan saluran udara TM dengan saluran telekomunikasi harus lebih besar dari jarak 2,5 meter.
∧ Pemasangan pada satu tiang saluran udara TM dengan saluran udara TR (underbuilt) pada setiap 3 tiang harus di pasang penghantar pembumian yang dihubungkan dengan penghantar netral.
∧ Jarak aman saluran udara terhadap bagian yang terhubung dengan bumi adalah minimum 5 cm + 2/3 x kV sistem. .
∧ Penghantar udara telanjang yang di pasang, direntangkan diatas tiang penyangga dengan isolator penunjang.
∧ Persilangan saluran udara dengan saluran telekomunikasi dengan jarak
– Penghantar telanjang berjarak 1 meter, bersilangan 1 meter.
– Penghantar berisolasi berjajar 1 meter, bersilangan 1 meter.
∧ Pemasangan saluran udara TM dengan saluran telekomunikasi harus lebih besar dari jarak 2,5 meter.
∧ Pemasangan pada satu tiang saluran udara TM dengan saluran udara TR (underbuilt) pada setiap 3 tiang harus di pasang penghantar pembumian yang dihubungkan dengan penghantar netral.
∧ Jarak aman saluran udara terhadap bagian yang terhubung dengan bumi adalah minimum 5 cm + 2/3 x kV sistem. .
Namun jarak aman saluran pada lingkungan umum ditentukan juga oleh pemerintah daerah.
∧ Jarak antara 2 penghantar saluran udara TM (%20 kV) minimal 60 cm.
∧ Jarak minimum lendutan penghantar terhadap tanah adalah 6 meter.
Gambar 5-44 Jarak aman antara SUTT dan SUTM
Gambar 5-45 Jarak aman antara Menara SUTT dan SUTM