Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Alat Ukur Digital dan Analog – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Dasar Pengukuran Listrik > Pengukuran Daya Listrik > Alat Ukur Digital dan Analog

Alat Ukur Digital dan Analog

Untuk keperluan pengukuran arus telah tersedia berbagai jenis ampermeter, untuk pengukuran arus searah dan arus bolak-balik, dan untuk keperluan pengukuran presisi dan untuk keperluan panel listrik. Berikut ini diberikan contoh berbagai jenis ampermeter yang tersedia di pasaran untuk berbagai keperluan. Baik yang beroperasi secara analog, yakni menggunakan jarum penunjuk, dan yang beroperasi secara digital.
Gambar 6.13 memperlihatkan ampermeter analog standar dengan ketelitian tinggi, untuk mengukur arus searah dan arus bolak-balik.

Ampermeter jenis ini dapat digunakan sebagai kalibrator. Sedang Gambar 6.14 memperlihatkan ampermeter analog sekunder dengan ketelitian rendah, untuk mengukur arus searah dan arus bolak-balik. Ampermeter jenis ini lazim digunakan pada panel listrik.
image
Gambar 6.13 Ampermeter Analog tipe Standard

image
Gambar 6.14 Ampermeter Analog, tipe Sekunder (Panel)

image
Gambar 6.15 Ampermeter Digital

Pengukuran Arus Searah
Pengukur arus listrik ampermeter memiliki keterbatasan untuk dapat mengukur arus, tahanan dalam meter Rm membatasi kemampuan batas ukur. Menaikkan batas ukur dilakukan denganmemasang tahanan paralel Rp denganampermeter. Tahanan Rp akan dialiri arus sebesar Ip, arus yangmelalui meter Rm sebesar Im.
image
Gambar 6.16 Prinsip Pengukuran Arus

image
Gambar 6.17 Prinsip Pengukuran Arus pada Rangkaian Listrik