Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Pengukuran Daya Listrik – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Dasar Pengukuran Listrik > Pengukuran Daya Listrik

Pengukuran Daya Listrik

Jembatan Wheatstone

Pengembangan rangkaian resistor seri dan paralelmenghasilkan prinsip Jembatan Wheatstone. Sumber tegangan DC mencatu rangkaian empatbuah resistor. R1 seri dengan R2, dan R3 seri dengan R4.Hukum Kirchoff tegangan menyatakan jumlah drop tegangan sama dengan tegangan sumber. Gambar 8.10 Jembatan Wheatstone Titik A-B dipasang Voltmeter mengukur beda tegangan, jika meter menunjukkan nol,artinya tegangan U1 = U3 disebut kondisi seimbang. Jika U1 ≠ ...

Read More »

Pengukuran Tegangan

Seperti pada pengukuran arus, pengukuran tegangan listrik dengan voltmeter juga memiliki keterbatasan, tahanan dalam meter Rm membatasi kemampuan batas ukur tegangan. Menaikkan batas ukur tegangan dilakukan dengan memasang tahanan ser Rs pada meter dasar. Tahanan seri Rs akan dialiri arus sebesar Is, arus yang melalui meter Rm sebesar Im. Desain Voltmeter Bila sebuah meter D’Arsonval ditambah dengan sebuah tahanan seri ...

Read More »

Alat Ukur Besi Putar

Alat ukur besi putar (moving iron) memiliki anatomi yang berbeda dengan kumparan putar. Konstruksi alat ukur besi putar terdiri atas enam bagian, yaitu (1) koil, (2) inti besi yang dapat berputar bebas pada poros, (3) poros, (4) jarum penunjuk, (5) skala ukur, dan (6) pegas. Alat ukur besi putar adalah alat ukur besaran listrik yang beroperasi berdasarkan interaksi antara medan ...

Read More »

Desain Ampermeter

Bila sebuah meter D’Arsonval ditambah dengan sebuah tahanan paralel yang berfungsi sebagai tahanan shunt maka akan mengubah gerakan d’Arsonval menjadi sebuah ampermeter arus searah, seperti yang diperlihatkan pada gambar 6.18. Bila arus yang akan diukur oleh ampermeter besar maka diperlukan sebuah tahanan untuk mengalirkan kelebihan arus tersebut sehingga arus yang mengalir ke kumparan putarnya tetap kecil. Tahanan tersebut dipasang paralel ...

Read More »

Pengukuran Daya Listrik Satu Fasa

Pengukuran daya pada sistem arus balik dibedakan menjadi tiga janis daya, yaitu – Daya semu ( S ) yang diukur dalam satuan VA atau kVA – Daya Aktif ( P ) yang diukur dalam satuan watt atau kW – Daya Reaktif ( Q ) yang diukur dalam satuan VAR atau kVAR Hubungan antara ketiga daya tersebut dapat dijelaskan dengan mudah ...

Read More »

Pengukuran Tegangan Searah

Pengukur tegangan voltmeter memilikitahanan meter Rm. Tahanan dalammeter juga menunjukkan kepekaan meter, disebut Ifsd (full scale deflection) arus yang diperlukan untuk menggerakkan jarum meter pada skala penuh. Untuk menaikkan batas ukur voltmeterharus dipasang tahanan seri sebesar RV. Gambar 6.29 Rangkaian Dasar Voltmeter Persamaan tahanan seri meter RV: Gambar 6.30 memperlihatkan rangkaian dasar voltmeter arus bolak-balik, dengan lima batas ukur. Gambar ...

Read More »