Dalam melakukan kegiatan inspeksi suatu jaringan atau instalasi ketenagalistrikan diperlukan seperangkat alat pengukur. Alat pengukur tersebut digunakan untuk mengukur parameter-parameter jaringan, antara lain arus dan tegangan listrik, daya aktif, daya reaktif, konsumsi energi listrik, tahanan isolasi dan tahanan pentanahan. Kegiatan mengukur besaran-besaran listrik tersebut lazim disebut sebagai pengukuran.
Tentukan nilai ukur dari skala ukur analog seperti diperlihatkan dalam Gambar 6.1. Gambar 6.1 a. Batas ukur yang digunakan adalah: 25 DCV, 50 DCV, dan 100 DCV Gambar 6.1 b. Batas ukur yang digunakan adalah: 5 A, 10 A, dan 25 A
![]()
( a)
![]()
(b)
Gambar 6.1 Skala Ukur Meter Analog
Alat pengukur yang digunakan pada pengukuran besaran listrik, didesain khusus sesuai fungsinya. Alat pengukur tersebut adalah:
– Volt meter untuk mengukur tegagan listrik
– Amper meter untuk mengukur arus listrik
– kW meter untuk mengukur daya aktif
– kvar meter untuk mengukur daya reaktif
– kWh meter untuk mengukur konsumsi energi listrik
– Ohmmeter untuk mengukur tahanan listrik
– Megger atau insulation Tester untuk mengukur tahanan isolasi
– Earth Tester untuk mengukur tahanan pentanahan.