Kita juga bisa mengisi kapasitor dengan cara menghubungkan kapasitor pada sebuah sumber tegangan (baterai) dalam waktu tertentu sebagaimana gambar berikut :
![]()
Kapasitor pada saat awal (t = 0) kita anggap kosong dari muatan listrik,maka menuruthukum Kirchoff berlaku :
E – IR – VC = 0
dengan Vc merupakan beda potensial pada kapasitor, karena V = Q/C, maka :
![]()
Gambar kurva pengisian muatan kapasitor menunjukkan bahwa pada t = 0 muatan pada kapasitor adalah kosong dan kemudian terus menerus bertambah hingga menuju suatu nilai maksimum tertentu. Pada saat tersebut kapasitor akan memiliki polarisasi muatan yang berlawanan dengan baterai E. Kurva pengisian muatan pada kapasitor tidak linier.
Jika kita ingin mengetahui perilaku arus listrik pada saat pengisian kapasitor dapat dengan muda dilakukan dengan menguraikan formula matematiknya sebagai berikut:
![]()
Fenomena tersebut diperlihatkan dalam gambar berikut. Setelah terisi muatan, kapasitor memiliki arah polarisasi (positif-negatif) yang berlawanan dengan polaritas sumber tegangan yang mempengaruhinya.
![]()
![]()
Gambar 3.45 Kurva Tegangan pengisian Kapasitor
Dari fenomena sehari-hari, misalnya ketika kalian mematikan sebuah alat listrik misalnya catu daya untuk note book yang mengandung kapasitor di dalamnya, terlihat pilot lamp yang ada pada catu daya tersebut tidak langsung mati, akan tetapi seringkali perlu menunggu beberapa saat baru kemudian dia padam. Fenomena ini terjadi karena seperti yang kita bahas di atas, bahwa arus yang mengalir di dalam sebuah kapasitor memerlukan waktu untuk mengosongkan muatan sampai benar-benar kosong (arus sama dengan nol). Oleh karena itu, kalian harus lebih berhati-hati ketika memegang kedua terminal kapasitor, karena ada kemungkinan masih bertegangan walaupun telah dilepas dari sumber tegangan.