Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Kontrol Refrigerasi – Page 4 – TN Mesin
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Kontrol Refrigerasi (page 4)

Kontrol Refrigerasi

Pengoperasian dan Jenis Konstruksi Rele

Tegangan operasi standar untuk koil solenoid rele mini menggunakan dua jenis sumber daya, yaitu AC dan DC.Untuk tegangan VAC hingga 240V, dan untuk tegangan VDC hingga 120V.Kotak rele dapat dipilih sesuai keperluan pemakainya, yaitu tipe DPDT, TPDT, FPDT.Arus nominal bervariasi, yaitu 3A, 5A, dan 7A. Untuk keperluan perakitan dan instalasi, tersedia berbagai tipe terminal rele, yaitu plug-in, PCB, dan solder, ...

Read More »

Beban Listrik

Beban listrik untuk keperluan lainnya antara lain heater atau elemen pemanas listrik. Pada peralatan refrigerasi dibedakan dua jenis heater, yaitu deforst heater dan mullion heater. Defrost heater diletakkan di evaporator, digunakan untuk mencairkan bunga es yang timbul di permukaan evaporator, sedang mullion heater diletakkan di sekeliling pintu refrigerator/freezer untuk mencegah agar rangka alat tidak berembun. Beban listrik lainnya adalah lampu ...

Read More »

Pengaman Sengatan Arus Listrik

Bagian dari suatu rangkaian listrik bila kita menyentuh dua kabel bertegangan, kabel fasa dan kabel netral atau kabel pentanahan (ground) secara bersamaan, seperti diperlihatkan dalam Gambar 1.3. Arus listrik mengalir dari tangan kiri ke tangan kanan melalui jantung korban. Gambar 1.3 Lintasan arus listrik melalui tubuh manusia dari tangan ke tangan Kawat pentanahan dalam sistem elektrifikasi merupakan konduktor atau penghantar ...

Read More »

Rele dan Kontaktor

Pada hakekatnya konstruksi rele dan kontaktor sama, yakni terdiri dari sebuah koil solenoid dan beberapa pasang kontak listrik. Tetapi dilihat dari penggunaannya berbeda. Rele sering digunakan untuk keperluan fungsi kontrol dan regulasi, sedang kontaktor lazim digunakan untuk keperluan fungsi power switching. Rele digunakan secara luas dalam sistem kontrol tidak langsung untuk mengoprasikan motor, katub, magnetic clutch, dan elemen pemanas (heater). ...

Read More »

Prosedur Lock Out

Rangkaian lock out merupakan prosedur standar yang digunakan untuk memutuskan catu daya listrik ke peralatan yang sedang dalam perawatan atau perbaikan. Ketika seorang teknisi/mekanik refrigerasi/tata udara akan bekerja di suatu peralatan listrik maka sebelum bekerja ia harus terlebih dahulu memutuskan sumber listrik yang menuju ke peralatan tersebut. Dan untuk mencegah jangan sampai ada pihak lain yang menghubungkan kembali catu daya ...

Read More »

Pentanahan Listrik

Kawat pentanahan listrik (ground wire) digunakan di dalam rangkaian kelistrikan untuk memudahkan arus listrik mengalir kembali ke tanah daripada mengalir melewati tubuh manusia yang memiliki resistansi lebih besar dbandingkan dengan resistansi kawat pentanahan. Sebagai contoh, bila konduktor yang bertegangan bersentuhan atau menempel ke rangka unit tata udara yang tidak dilengkapi dengan kawat pentanahan, dan kemudian seseorang tanpa sengaja menyentuh rangka ...

Read More »