" /> Kontrol Refrigerasi Archives - Page 2 of 5 - TN Mesin
Home > Kontrol Refrigerasi (page 2)

Kontrol Refrigerasi

Tanda Bahaya & Alat Pelindung Diri

Keselamatan kerja menjadi satu faktor penting di dalam lingkungan pekerjaan pada umumnya dan secara khusus pada pekerjaan instalasi dan pemeliharaan peralatan refrigerasi & tata Udara. Keselamatan di tempat kerja yang dimaksudkan dalam sesi ini mencakup dua hal keselamatan personil dan keselamatan alat. Kita tahu bahwa peralatan refrigerasi & tata udaradapat beroperasi dengan bagus bila mendapatkan catu energi listrik dengan layak ...

Read More »

Logika Boolean Rele

Logika boolean atau logika rele dapat digunakan dalam suatu kontrol sekuensial sederhana. Sebagai contoh, katakanlah kita menginginkan menghidupkan (turn on) sebuah lampu pilot jika salah satu fan A atau fan B bekerja. Untuk mendeteksi status fan dipasang differential pressure switch pada fan. Kontak switch tersebut akan terbuka jika tekanan fan rendah dan akan menutup jika tekanan fan tinggi. Untuk membuat ...

Read More »

Fungsi Pentanahan Listrik

Kelistrikan berkaitan dengan sifat aliran arus listrik/elektron. Secara alamiah, sifat aliran arus listrik dalam penghantar atau konduktor listrik seperti aliran air yang berasal dari hulu (pegunungan) menuju ke hilir (lautan). Air yang berada pada tempat yang lebih tinggi selalu akan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Air akan selalu mengalir menuju ke lautan. Demikian juga arus listrik, selalu akan mengalir ...

Read More »

Motor Listrik

Beban listrik merupakan bagian paling penting dari suatu sistem refrigerasi dan tata udara karena komponen tersebut melakukan berbagai tugas aktuasi di dalam sistem tersebut. Motor listrik mengoperasikan kompresor refrigerasi, menaikkan tekanan dan mensirkulasi refrigerant setiap saat. Gambar 2.1 memperlihatkan tipikal kompresor hermetik yang lazim digunakan pada unit tata udara. Motor listrik yang digunakan untuk menggerakkan kompresor kapasitas di bawah 2,5 ...

Read More »

Kegunaan dan Fungsi Rele

Untuk keperluan penyaluran daya ke beban dengan arus yang lebih tinggi, pabrikan telah meningkatkan kemampuan hantar arus kontak rele hingga mencapai ratusan amper. Rele yang memiliki kemampuan hantar arus yang besar ini, lazim disebut sebagai kontaktor. Gambar 2.13 memperlihatkan konstruksi kontaktor. Gambar 2.13 Tipe Kontaktor Kontaktor didisain khusus untuk keperluan penyaluran daya ke beban (power switching) dengan arus yang lebih ...

Read More »

Penanganan Kecelakaan Di Lingkungan Kerja

a. Patah Tulang Bila penderita mengalami patah tulang atau diduga mengalami patah tulang, maka usahakan penderita jangan banyak bergerak. Balutlah bagian yang patah atau diduga patah dengan bidai (splint). Untuk lengan yang patah cukup dipakai satu papan bidai, jika kaki yang mengalami patah diperlukan dua atau tiga papan bidai. Sebagai pembalut dapat digunakan pita, kain atau tali yang lunak. Balutlah ...

Read More »