Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Dampak Sengatan Arus Listrik – TN Mesin
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Kontrol Refrigerasi > Keselamatan Pekerjaan Elektrikal > Dampak Sengatan Arus Listrik

Dampak Sengatan Arus Listrik

Berikut ini diberikan dampak sengatan arus listrik yang dilihat dari besarnya arus listrik yang mengalir dalam tubuh manusia. Arus listrik sebesar 1 miliamper membuat sensasi terhadap seseorang, arus sebesar 20 miliamper memungkinkanseseorang tidak dapat bergerak, arus sebesar 100 miliamper menyebakan terjadinya ventricuar fibrillation (jantung berdebar keras), dan arus lebih besar atau sama dengan 200 miliamper dapat menyebabkan tubuh terbakar dan respiratory paralysis (kehilangan cairan tubuh).

Risiko bahaya lainnya yang dapat diakibatkan oleh sengatan arus listrik terhadap manusia adalah reaksi tubuh ketika mengalami sengatan arus listrik. Sebagai contoh, bila seseorang personil pemeliharaan sedang bekerja menggunakan tangga dan tiba-tiba tanpa sengaja tersengat arus listrik, maka ia dapat terjatuh dari tangga. Bila ia sedang bekerja dengan peralatan tangan bermesin (power tool) dan tanpa disengaja mendapat sengatan arus listrik, ia terkejut dan melepaskan alat tangan tersebut dan mungkin dapat mencederai personil lain yang ada di sekitarnya.

Para teknisi/mekanik harus menyadari sungguh-sungguh, bahwa reaksinya ketika mendapat sengatan listrik dapat membahayakan personil lain yang berada di sekitarnya. Oleh karena itu mereka harus terus waspada dan bertindak dengan ekstra hati-hati ketika bekerja dengan sumber listrik.

image
Gambar 1.13 Elektroda obeng menyentuh rangka panel listrik

Tabel 1.2 Pengaruh Kuat Arus Listrik
image
image

Para teknisi harus meyadari betul akan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sengatan arus listrik ketika ia sedang bekerja dengan tangga yang terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan bagus, misalnya aluminium. Bila memungkinkan hindari penggunaan tangga aluminium jika bekerja dengan sumber listrik. Besaran kuat arus yang dapat mengalir melewati tubuh manusia tergantung pada nilai resistansi tubuh dan tegangan sentuh yang yang dialami oleh tubuh. Kuat arus yang mengalir ke tubuh dapat dihitung dengan formula sebagai berikut:

image

Dimana :
Kuat arus listrik diukur dalam satuan ampere,
Tegangan listrik dalam satuan volt, dan
resistansi tubuh manusia diukur dalam satuan ohm (Ω).

Dalam banyak kasus, besaran kuat arus dan lamanya tubuh menerima arus listrik menjadi kriteria untuk menetapkan dampak buruk dari sengatan arus listrik. Arus listrik sebesar 10 miliamper mengalir beberapa detik mungkin dapat mengakibatkan ambang kejang, dan nyeri pada otot. Tetapi arus sebesar 100 miliamper yang mengalir melewati tubuh selama satu detik atau lebih lama, dapat mengakibatkan kematian, bila tidak cepat mendapat pertolongan.