Sebanyak 80% armada produksi terdiri dari truk tambang. Banyak diantaranya yang beroperasi hampir terus-menerus, sampai 6000 jam atau lebih per tahun, dan dipakai sampai usia pakainya habis di satu lokasi. Untuk mengoptimalkan investasi modal besar guna membeli mesin/unit, usia ekonominya harus diperpanjang hingga 10 tahun atau lebih. Ini sama dengan 60.000 jam atau lebih dari usia produktifnya. Faktor-faktor kunci yang mempengaruhi biaya daur hidup komponen-komponen meliputi:
1. Usia Komponen
Usia komponen rata-rata menentukan berapa kali harus dilakukan perbaikan menyeluruh (overhaul) atau penggantian selama usia produktif (ekonomi) mesin. Penggantian ini meliputi penggantian komponen aus, rusak, atau penggantian terjadwal. Faktor-faktor kunci dalam usia komponen meliputi tingkat beban aplikasi dan metode perawatan komponen.
Contoh : hose yang retak karena usia
![]()
Gambar 3.3 Getas/rapuh pada hose
2. Kualitas Rekondisi Komponen
Membangun ulang komponen-komponen utama merupakan proses yang kompleks dan rumit. Proses bangun ulang komponen harus dilaksanakan dengan seksama agar usia pakai komponen yang diproduksi bisa maksimum. Prosedur-prosedur berikut ini mengalami kemajuan signifikan sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas komponen bangn ulang:
- · Proses dan prosedur bangun ulang
- · Pengendalian kontaminasi
- · Kebersihan bengkel
- · Prosedur pengujian kinerja
![]()
Gambar 3.4 Workshop yang bersih
3. Biaya Pembangunan Ulang Komponen
Biaya penggantian suku cadang dan biaya tenaga kerja menentukan biaya langsung perbaikan menyeluruh komponen.
![]()
4. Penggantian Komponen
Kemampuan menggunakan kembali suku cadang mahal selama daur perbaikan menyeluruh menentukan kapan komponen tersebut tidak lagi bernilai ekonomis untuk direkondisi, dan kapan komponen tersebut harus diganti dengan yang baru atau dengan komponen remanufaktur.
![]()
Gambar 3.5 Pompa baru (kiri) dan remanufaktur (kanan)
5. Pelepasan dan Pemasangan Komponen
![]()
Gambar 3.6 Pekerjaan yang tepat dilakukan oleh teknisi pabrik yang terlatih
Metode yang keliru dalam melepas dan memasang komponen merupakan penyebab utama tingginya biaya komponen yang sering kali dilupakan. Proses pelepasan dan pemasangan komponen yang salah seringkali mengakibatkan komponen aus atau rusak sebelum waktunya. Kelemahan dalam teknologi membangun ulang komponen terletak pada kualitas proses dan prosedur yang digunakan dalam pelepasan dan pemasangan komponen dari mesin/unit. Proses pelepasan dan pemasangan komponen merupakan langkah penting yang seringkali kurang diperhatikan.
Proses pelepasan dan pemasangan komponen yang salah bisa membuang waktu, biaya, dan usaha yang dicurahkan untuk membangun ulang komponen berkualitas tinggi menjadi tidak ada artinya. Berdasarkan pengalaman, prosedur pelepasan dan pemasangan yang buruk menjadi penyebab utama kerusakan komponen sebelum waktunya dan pendeknya usia pakai komponen. Menerapkan prosedur pemasangan dan pelepasan yang baik sangat penting bagi usia pakai komponen dan bisa mengurangi biaya.