Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Pertolongan Pertama Pada Luka Kecelakaan – TN Mesin
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Kontrol Refrigerasi > Keselamatan Pekerjaan Elektrikal > Pertolongan Pertama Pada Luka Kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Luka Kecelakaan

a. Luka pada mata
Tutuplah kedua mata dengan kasa steril meskipun Cuma satu mata yang terluka. Jika luka disebabkan oleh bahan kimia seperti soda, asam keras, amonia, cucilah mata dengan air bersih. Gunakan ibu jari telunjuk untuk membuka mata selebar-lebarnya.

b. Luka Bakar
Jika pakaian dari orang yang bersangkutan masih terbakar, cegahlah orang tersebut berlari-lari. Gunakan selimut basah untuk menutupi atau mematikan api yang masih menyala, atau dengan menggulingkan badan orang tersebut ke tanah. Bekas-bekas pakaian terbakar yang masih menempel pada badan tidak boleh dihilangkan. Kulit yang melembung tidak boleh disudat. Balutlah luka bakar dengan pembalut khusus untuk luka bakar (konsteril) dan balut longgar.

Cegah penggunaan tepung, minyak atau salep untuk luka bakar. Apabila luka bakar sangat luas tidak boleh dipakai pembalut sama sekali. Usahakan melindungi penderita luka bakar`dari kedinginan dengan menyelimutinya dan menjaga agar selimut tidak kena luka bakar. Bila penderita mengalami trauma (shock), baringkan korban dengan kepala lebih rendah dan segera kirim ke rumah sakit. Untuk luka bakar ringan, masukkan bagian yang terkena luka bakar ke dalam air dingin, atau gunakan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit.

Jangan memecahkan bagian yang melepuh. Untuk luka bakar parah atau stadium tiga, jangan gunakan air karena akan dapat menimbulkan infeksi. Menangani luka bakar parah seperti ini harus oleh personil terlatih, hanya gunakan pembalut bersih untuk menutupi lukanya, jangan lepas pakaian yang dikenakan oleh korban kecuali anda memang sudah terlatih untuk melakukannya. Tindakan yang terbaik adalah segera mendapatkan pertolongan dari personil paramedik.

Bila hanya kaki dan tangan yang terkena luka bakar, maka bagian yang luka harus diangkat ke posisi lebih tinggi dari letak jantung.

image
Gambar 1.25 Cara Membaringkan Korban

c. Luka Bakar karena Bahan Kimia
Apabila luka bakar di bagian luar, maka buka pakaian penderita dan segera siram dengan air bersih yang banyak untuk melarutkan bahan-bahan kimia tersebut. Apabila luka bakar dalam, misalnya penderita telah terminum asam keras, segera penderita diberi minum air atau air teh dan secepatnya bawa ke rumah sakit. Dalam keadaan pendarahan di dalam badan (dari paru-paru atau perut) baringkan penderita dan jaga agar penderita tetap tenang.

Hanya dokter yang dapat menolong atau kirim segera ke rumah sakit. Apabila luka di dalam badan akibat pukulan yang keras pada perut atau kepala, biasanya penderita merasa mual dan muntah, penderita tidak boleh diberi minum atau makan. Kirimkan penderita segera ke rumah sakit dengan mengusahakan agar penderita selalu diam dalam keadaan berbaring.