Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Dasar Proses Sanitasi – TN Pangan
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Keamanan Pangan > Cara Produksi Pangan > Dasar Proses Sanitasi

Dasar Proses Sanitasi

Pelaksanaan proses sanitasi didasarkan pada dokumentasi Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) atau dalam bahasa Indonesia biasa di sebut dengan Standar Prosedur Operasi Sanitasi (SPO Sanitasi).
Secara umum Pre-requisite (persyaratan) program adalah hal-hal yang berkaitan dengan operasi sanitasi dan hygiene pangan suatu proses produksi atau penanganan pangan yang dikenal dengan Good Manufacturing Practicing (GMP). Penerapan Pre-requisite program harus didokumentasikan dalam SPO Sanitasi.
1) Hal-hal yang perlu diperhatikan pada penerapan Pre-requisite Program

  • Program harus terdokumentasi
  • Identifikasi semua langkah dalam operasi yang kritis terhadap keamanan dan mutu pangan
  • Terapkan prosedur kontrol yang efektif pada setiap tahap operasi
  • Monitor prosedur kontrol untuk menjamin efektivitasnya
  • Pelihara pencatatan yang baik dan review prosedur pengendalian (secara periodik atau jika ada perubahan operasi)

2) Tujuan SPO Sanitasi
Tujuan SPO Sanitasi adalah agar setiap karyawan teknis maupun administrasi memahami : bahwa program higiene dan sanitasi akan meningkatkan kualitas sehingga tingkat keamanan produk meningkat, seirama dengan menurunnya kontaminasi mikroba peraturan GMP mengharuskan digunakan zat tertentu yang aman & efektif tahapan dalam higiene dan sanitasi persyaratan minimum penggunaan klorine pada air pendingin (khusus industri pengolahan pangan) pengaruh faktor pH, suhu, konsentrasi disinfektan pada hasil akhir sanitasi masalah potensial yang timbul jika sanitasi dan higiene tidak dijalankan

3) Manfaat SPO Sanitasi dalam Menjamin Sistem Keamanan Produksi Pangan

  • Memberikan jadwal pada prosedur sanitasi
  • Memberikan landasan program monitoring berkesinambungan
  • Mendorong perencanaan yang menjamin dilakukan koreksi bila diperlukan
  • Mengidentifikasi kecenderungan dan mencegah kembali terjadinya masalah
  • Menjamin setiap personil mengerti sanitasi
  • Memberi sarana pelatihan yang konsisten bagi personil
  • Meningkatkan praktik sanitasi dan kondisi di unit usaha