Tumpukan bahan sangat dipengaruhi oleh kondisi bahan itu sendiri. Bahan yang dikemas perlu penanganan yang berbeda dengan bahan yang ditumpuk tanpa kemasan. Sebagai contoh pada penanganan bahan yang dikemas dalam kotak karton yang yang sama, maka dengan menggunakan kotak ukuran standar dapat memudahkan penanganan selanjutnya. Namun demikian, apabila kotak yang ditangani tidak seragam, maka tumpukan dapat tidak stabil atau karton yang lebih berat dapat menghancurkan yang lebih ringan.
Tumpukan yang tidak stabil sering berakibat jatuh/robohnya bahan yang diangkut saat perjalanan maupun selama penyimpanan. Menurut Kitinoja (2003), kemasan adalah bagian dari program MUM (Modularization, Unitization dan Metrication) USDA. Semua barang dapat di tumpuk dalam pola yang bervariasi, targantung dari ukurannyaKemasan MUM untuk hasil hortikultura adalah sebagai berikut.
![]()
Bahan dalam kemasan dapat ditumpuk dengan pola tertentu di atas palet kayu untuk memudahkan pengangkutan dan transportasi bahan tersebut. Tumpukan bahan di atas palet dapat dilihat pada gambar berikut.
![]()
Gambar 36. Palet dan Tumpukan Bahan dalam Kemasan di atas palet
Kemasan MUM paling popular pada palletstandar (1000 x 1200 mm atau 40 x 48 inch) dapat dilihat pada gambar berikut. Penggunaan kemasan MUM dapat menghemat tempat selama transportasi dan penyimpanan, karena pemanfaatan pallet hampir mencapai 100%.
![]()