Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Irigasi dan Drainase – Page 7 – TN Sipil
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Irigasi dan Drainase (page 7)

Irigasi dan Drainase

Perancangan Saluran dan Jaringan Irigasi

image_thumb.png

a. Menentukan ketinggian muka air di bangunan sadap Tinggi muka air di bangunan sadap tersier pada saluran primer atau sekunder dapat dihitung dengan persamaan berikut : P = A + a + b + c + d + e + f + g + h + z Dimana: P = ketinggian muka air di saluran primer atau sekunder A = ...

Read More »

Komponen Sistem Irigasi Permukaan

image_thumb.png

Komponen-komponen sebuah jaringan irigasi teknis dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Untuk mengetahui komponen-komponen suatu jaringan irigasi dapat dilihat pada peta ikhtisar. Peta ikhtisar adalah cara penggambaran berbagai macam bagian dari suatu jaringan irigasi yang saling berhubungan. Peta ikhtisar tersebut dapat dilihat pada peta tata letak. Peta ikhtisar irigasi tersebut memperlihatkan antara lain:  Petak tersier, sekunder dan primer  Bangunan-bangunan utama ...

Read More »

Sistem Air Irigasi

image_thumb.png

Cara pemberian air irigasi yang termasuk dalam cara pemberian air lewat permukaan, dapat dibedakan sebagai berikut: 1. Sistem irigasi penggenangan liar (wild flooding) yaitu sistem irigasi permukaan dimana air digenangkan pada suatu daerah yang luas, sehingga permukaan tanah menjadi tergenang yang cukup tinggi, sehingga daerah pertanaman akan cukup sempurna dalam pembasahannya. Cara ini hanya cocok jika cadangan dan ketersediaan air ...

Read More »

Pengertian Sistem Irigasi Permukaan

image_thumb.png

Irigasi permukaan merupakan cara pemberian air yang tertua dan paling umum digunakan. Cara pemberian air dengan cara ini sering juga disebut dengan irigasi penggenangan, karena dengan cara ini air irigasi yang diberikan di lokasi tertentu, dibiarkan mengalir bebas di atas permukaan lahan, dan kemudian air akan mengisi daerah perakaran tanaman. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan sistem irigasi curah dimana ...

Read More »

Kriteria Pemilihan Sistem Irigasi

image_thumb.png

Dalam merencanakan sistem irigasi permukaan ada beberapa parameter yang harus dipertimbangkan sebagai bahan masukan untuk memilih sistem irigasi permukaan, yaitu, 1. Kedalaman air irigasi yang diberikan. Parameter ini merupakan jumlah air yang harus disimpan di zona perakaran tanaman pada saat air irigasi diberikan dengan tujuan untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman agar tetap normal. Kedalaman air irigasi yang diberikan dipengaruhi oleh faktor-faktor ...

Read More »

Saluran Irigasi Bendungan Air

a. Jaringan irigasi utama  Saluran primer membawa air dari bendung ke saluran sekunder dan ke petak-petak tersier yang diairi. Batas ujung saluran primer adalah pada bangunan bagi yang terakhir.  Saluran sekunder membawa air dari saluran primer ke petak-petak tersier yang dilayani oleh saluran sekunder tersebut. Batas ujung saluran ini adalah pada bangunan sadap terakhir.  Saluran pembawa membawa ...

Read More »