Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Pengertian Pompa Irigasi – TN Sipil
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Irigasi dan Drainase > Pompa Irigasi > Pengertian Pompa Irigasi

Pengertian Pompa Irigasi

Pompa adalah suatu jenis mesin yang berfungsi untuk memindahkan zat alir (fluida) termasuk air melalui pipa dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara memberikan energi mekanik pada pompa yang kemudian diubah menjadi energi gerak. Spesifikasi pompa menyatakan dengan jumlah fluida yang dapat dialirkan per satu-satuan waktu dan tinggi energi angkat. Dalam fungsinya tersebut pompa mengubah energi gerak poros untuk menggerakkan sudu-sudu menjadi energi gerak dan tekanan pada fluida.

Pada umumnya pompa digunakan untuk menaikan air dari sebuah sumber air seperti sungai, waduk, kolam, sumur ke lahan pertanian dimana aktivitas budidaya tanaman di lakukan. Untuk dapat mensuplai air, maka dalam pelaksanaan irigasi, penggunaan pompa dapat dilakukan secara tunggal, seri, dan peralel yang kesemuannya tergantung pada kebutuhan serta peralatan yang ada. Untuk merencanakan pemasangan pompa, harus diketahui terlebih dahulu karakteristik pompa yang akan digunakan untuk mendapatkan hasil yang optimum.

Karateristik Pompa Irigasi
Sebelum Anda mengenal tentang pompa dan karakteristiknya, ada baiknya diingat kembali tentang sistem satuan internasional (International Metric System) dan istilah-istilah yang biasa dipakai dalam masalah perpompaaan. Satuan dasar dalam sistem internasional SI adalah sebagai berikut:

Tabel 13. Satuan system internasional
image

Beberapa terminology penting yang sering dipakai dalam pompa yang perlu dipahami adalah:
Tekanan
Tekanan adalah istilah yang sering digunakan dalam bidang hidrolika atau keairan yang menggambarkan gaya yang dikeluarkan oleh air pada luasan bidang tertentu dari suatu objek yang tenggelam dalam air. Tekanan umumnya dinyatakan dalam kilo Newton per meter persegi (kN/m2). Sebagai alternatif lain sering pula digunakan satuan “bar” dimana 1 bar setara dengan 100 kN/m2. Tekanan dinyatakan dengan persamaan berikut :
image

Sebagai contoh, suatu pompa irigasi bekerja dengan tekanan sebesar 300 kN/m2, hal ini berarti bahwa setiap luasan 1 m2 pada pipa dan pompa mempunyai gaya seragam sebesar 300 kN yang bekerja padanya. Selain satuan bar dank N/m2, beberapa satuan yang sering dipakai dalam bidang pompa adalah kilogram gaya per sentimeter persegi (kgf/cm2) atau pounds-force per inci persegi atau psi (lbf/in2). Konversi dari satuan-satuan tersebut adalah:
image

Tekanan air dalam pipa dapat diukur dengan Bourdon Gage (Gambar 9.2). Di dalam alat ini terdapat suatu tabung berbentuk lengkung yang akan meregang apabila diberi tekanan. Tabung ini disambungkan dengan penunjuk berskala sehingga besarnya tekanan dapat dibaca. Jika pengukur Bourdon digantikan dengan slang vertikal, maka air dalam slang akan naik sampai ketinggian tertentu sesuai dengan besarnya tekanan. Jika tekanannya 1 bar maka air akan naik setinggi sekitar 10 meter.
Head tekanan (m) = 0,1 x tekanan (kN/m2) = 10 x tekanan (bar)
image
Gambar 42. Alat Bourdon pengukur tekanan


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79