Pompa sentrifugal merupakan pompa yang paling banyak digunakan karena mempunyai bentuk yang sederhana dan harga yang relatif murah. Berikut ini adalah beberapa keuntungan pompa sentrifugal dibandingkan jenis pompa perpindahan positif :
- Gerakan sudu-sudu yang kontinyu menyebabkan aliran tunak.
- Keandalan operasi tinggi disebabkan gerakan elemen yang sederhana dan tidak adanya katup-katup.
- Kemampuan untuk beroperasi pada putaran tinggi, yang dapat dikopel dengan motor listrik, motor bakar atau turbin uap,
- Ukuran kecil sehingga hanya membutuhkan ruang yang kecil, lebih ringan dan biaya instalasi ringan
Pompa sentrifugal diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain:
1. Bentuk arah aliran yang terjadi di sudu-sudu. Aliran fluida dalam sudu-sudu dapat berupa, (1) Pompa aliran radial, (2) Pompa aliran aksial, (3) Pompa aliran campur (mixed flow).
2. Bentuk konstruksi sudu-sudu. Sudu-sudu yang digunakan dalam pompa sentrifugal dapat berupa sudu-sudu terbuka, sudu-sudu setengah terbuka atau sudu-sudu tertutup.
3. Banyaknya jumlah suction inlet. Beberapa pompa setrifugal memiliki suction inlet lebih dari dua buah. Pompa yang memiliki satu suction inlet disebut single suction pump, sedangkan untuk pompa yang memiliki dua suction inlet disebut double suction pump.
4. Banyaknya sudu-sudu. Pompa sentrifugal khusus memiliki beberapa sudu-sudu bersusun. Pompa yang memiliki satu sudu-sudu disebut single stage pump sedangkan pompa yang memiliki lebih dari satu sudu-sudu disebut multi stage pump.
5. Kapasitas. Suatu pompa dikategorikan berkapasitas rendah jika debitnya < 20 m3/jam, kapasitas menengah jika debitnya 20 – 60 m3/ jam, dan kapasitas tinggi jika debitnya > 60 m3/jam.
6. Tekanan debit. Berdasarkan pada tekanan, maka suatu pompa dikategorikan memiliki tekanan rendah, jika tekanannya < 5 kg /cm2, bertekanan sedang jika tekanannya 5 – 50 kg/cm2, dan bertekanan tinggi, jika tekanannya > 50 kg/cm2
7. Posisi poros. Berdasarkan posisi poros, pompa dibedakan menjadi pompa dengan poros posisi tegak, dan pompa dengan poros posisi mendatar.
![]()
Gambar 57. Prinsip kerja pompa sentrifugal
Fluida terhisap melalui sisi isap, karena tekanan pada pompa lebih kecil dari pada tekanan atmosfer, kemudian masuk dan ditampung di dalam rumah keong. Karena adanya putaran sudu-sudu, maka fluida keluar melalui sisi buang dengan arah radial. Disebut juga rumah keong, berfungsi menampung cairan yang terlempar dari sudu-sudu.