" /> Alat dan Bahan Menggambar Teknik - TN Blogs
Home > Menggambar Teknik > Alat dan Bahan Menggambar Teknik

Alat dan Bahan Menggambar Teknik

Gambar teknik adalah gambar yang secara umum banyak digunakan dengan mengikuti aturan-aturan tertentu. Gambar teknik merupakan gambar kerja yang sifatnya universal yang mempunyai arti sama di manapun, sehingga gambar kerja dapat dibaca dan dipahami oleh oleh orang yang membuatnya.

Gambar teknik sering disebut juga sebagai gambar kerja atau gambar produksi yang tujuannya untuk menterjemahkan gambar desain menjadi gambar terukur yang dapat dipahami oleh pelaksana atau bagian produksi atau untuk mewujudkan ide atau gagasan dalam pembuatan suatu benda atau produk. Gambar teknik buklanlah gambar yang dibuat menurut selera dan pribadi pembuatnya seperti pada melukis, tetapi gambar teknik merupakan gambar yang harus mengikuti aturan dan metode tertentu.

Gambar kerja akan menjadi pedoman seseorang yang akan membuat benda atau produk tersebut, baik dari sisi ukuran, bahan, warna, tekstur, penyelesaian akhir (finishing), dan lain-lain.
Beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam menggambar teknik adalah sebagai berikut:
1. Meja gambar
Pada umumnya meja gambar dibuat dari bahan kayu yang memiliki daun meja yang rata dan halus, meja ini dapat diatur kemiringannya sesuai penggunannya

 clip_image001 
2. Potlot
Potlot yang digunakan memiliki seri yang berbeda berdasarkan kekerasannya yang ditandai dengan huruf H, B, dan F, atau gabungan dari huruf tersebut.
  • Potlot seri H (hard) yang artinya keras, semakin besar angkanya akan semakin keras.
  • Potlot seri B (black) yang artinya hitam, memiliki sifat lunak, semakin besar angkanya semakin lunak.
 clip_image002
  • Potlot seri HB dan F (firm), memiliki sifat sedang (tidak keras dan tidak lunak) sedang seri F memiliki sifat hampir sama dengan potlot HB Dalam menggambar teknik digunakan potlot seri H (H-3H) sedang untuk merancang biasa digunakan seri B (B-2B)
2. Mistar (penggaris)
Ada beberapa jenis mistar yang digunakan dalam gambar teknik, yaitu sepasang mistar segitiga dan mistar ukur, keduanya memiliki angka ukuran (cm dan inchi). Mistar segitiga pertama dengan sudut 90, 30, dan 60, sedang segitiga kedua dengan sudut 90, 45, dan 45. Mistar segitiga ini digunakan untuk menarik garis lurus, terutama garis tegak dan membuat susut, sedang mistar ukur digunakan untuk mengukur panjang, bukan untuk menarik garis.

3. Jangka
Jangka merupakan satu kesatuan. Jangka ini digunakan untuk membuat garis lingkaran, meggambar sudut, mengukur panjang garis, membagi lingkaran dan membagi garis.

clip_image003 clip_image004 clip_image005 
4. Rapidograf
Alat sejenis pulpen atau bolpoint yang mempunyai pena bulat berbentuk pipa, rapidograf memiliki nomor seri yang berwarna sehingga mudah dikenali, nomor seri menunjukkan besarnya lubang pipa rapido atau tebalnya garis yang dihasilkan. Nomor seri mulai 0.1- 0.9, nomor seri 0.1 menghasilkan garis setebal 1 mm, sedang nomor seri 0.5 menghasilkan setebal 0.5 mm. Rapidograf dapat diisi ulang dengan tinta khusus dan tersedia dalam berbagai warna.

5. Sablon
Sablon merupakan alat cetak huruf, angka, dan bentuk tertentu (segitiga, segi emapt, lingkaran, elips, dll.) yang digunakan untuk membuat huruf, angka, dan bentuk secara teratur dan rapi. Sablon ini berbentuk lubang-lubsang. Memiliki berbagai macam ukuran sesuai penggunaannya

6. Kertas

 clip_image006 clip_image007 clip_image008
Jenis kertas untuk menggambar teknik banyak sekali jenisnya, diantaranya adalah kertas HVS, manila, padalarang, BC, kalkir, dll. Kertas memiliki berbagai ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda.

Secara umum ukuran
kertas dibedakan menjadi 2 dua, yaitu:
Kertas ukuran A (A0-A10) yaitu ukuran kertas jadi yang dipakai sebagai ukuran dasar
Kertas ukuran B (B0-B10) yaitu ukuran kertas sebelum dipotong. Ukuran kertas dalam mm: A0 (841×1189), A1 (594×841), A2 (420×594), A3 (297×420), A4 (210×297), A5 (148×210), A6 (105×148)