Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Rangkaian Listrik Dasar – Page 3 – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Teknik Listrik > Rangkaian Listrik Dasar (page 3)

Rangkaian Listrik Dasar

Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Seperti hubungan pada rangkaian resistor, kapasitor dapat juga dihubungkan secara parallel, seri, maupun gabungan antara seri dan paralel. Pada hubungan parallel, Gambar 1.91. menunjukan dua buah kapasitor yang dihubungkan parallel, atau kedua kapasitor yang terhubung paralel tersebut bisa diwakili dengan satu buah kapasitor sebagai elemen pengganti. Sebagaimana sifat pada hubungan parallel, bahwa secara keseluruhan kedua kapasitor mendapat tegangan pengisian yang ...

Read More »

Teori Super Posisi

Teori superposisi digunakan untuk menganalisa rangkaian yang terdiri dari beberapa sumber tegangan dan tahanan. Sumber tegangan dapat berupa tegangan itu sendiri atau sumber arus. Teori superposisi memudahkan menentukan arus pada suatu cabang dengan menganggap sumber bekerja satu per satu. Arus total pada cabang tersebut merupakan jumlah aljabar dari arus tiap-tiap sumber dengan memperhatikan arah arus. Apabila mengerjakan satu sumber, maka ...

Read More »

Pengisian dan Pengosongan Kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat digunakan untuk menyimpan muatan listrik dalam waktu tertentu. Kapasitor umumnya terbuat dari 2 buah lempeng konduktor yang ditengah-tengahnya disisipkan lempengan isolator yang disebut dielektrikum. Apabila sebuah kapasitor dihubungkan dengan sumber arus searah maka dalam beberapa saat akan ada arus listrik yang mengalir masuk ke dalam kapasitor, kondisi ini disebut proses pengisian kapasitor, apabila muatan ...

Read More »

Pengertian Kapasitor

Kapasitas sebuah kapasitor dinyatakan dalam satuan Farrad (F) namum 1 Farrad adalah harga yang sangat besar sekali untuk sebuah kapasitor. Di pasaran kapasitor umumnya dijual dalam ukuran kapasitas yang jauh lebih kecil dari 1 Farrad. Untuk kapasitor polar (dwi kutub) dengan bahan dielektrik larutan elektrolit dijual dengan satuan mikro Farrad, umumnya dari 0,1 mikro Farrad hingga 47000 mikroFarrad (47 miliFarrad). ...

Read More »

Kapasitor Mika dan Keramik

A. Kapasitor Mika Mika adalah merupakan zat yang terdapat secara alamiah yang karena struktur phisik kristalnya yang serupa dengan pelat, sehingga menjadikannya dapat dilaminasi menjadi lembaran-lembaran yang sangat tipis sekali. Mika adalah jenis bahan yang sangat stabil dengan permitivitas yang tinggi, sehingga kapasitor kapasitor yang terbuat dari jenis bahan ini dapat menghasilkan spesifikasi unjuk kerja yang baik. Gambar 5.4. Contoh ...

Read More »

Pengkodean Kapasitor

Beberapa kapasitor yang dikeluarkan oleh pabrik mempunyai cara pengkodean yang berbeda-beda. Secara garis besar pengkodean sebuah kapasitor dapat dikelompokan berdasarkan dielektrikum jenis bahan, tegangan kerja, nilai kapasitansi beserta toleransinya, sedangkan untuk spesifikasi data-data yang lebih spesifik dan terperinci biasanya pabrik menginformasikan melalui datasheet; seperti misalnya besarnya nilai resistansi seri atau parallel, kerugian-kerugian arus kebocoran. Untuk mengetahui semua arti yang tertulis ...

Read More »