Home > Dasar Pengukuran Listrik > Peralatan Ukur Listrik > Konfigurasi Function Generator

Konfigurasi Function Generator

Function Generator adalah alat ukur elektronik yang menghasilkan, atau membangkitkan gelombang berbentuk sinus, segitiga, ramp, segi empat, dan bentuk gelombang pulsa. Function Generator umumnya menghasilkan frekuensi pada kisaran 0,5 Hz sampai 20 Mhz atau lebih tergantung rancangan pabrik pembuatnya. Frekuensi yang dihasilkan dapat dipilih dengan memutar-mutar tombol batas ukur frekuensi (frequency range). Amplitudo sinyal yang dapat diatur berkisar antara 0,1V – 20 Vp-p (tegangan puncak ke puncak) kondisi tanpa beban, dan 0,1 V – 10Vp-p (Volt peak to peak/tegangan puncak ke puncak) dengan beban sebesar 50Ω.
image
Gambar 43. Function Generator

Output utama ditetapkan oleh SYNC Output. Gambar diatas memperlihatkan salah satu bentuk Function Generator yang dimaksud.

Kontrol dan Indikator
Function Generator dilengkapi dengan kontrol dan indikator yang dapat digunakan sesuai dengan fungsi Function Generator itu sendiri.

Cermati gambar kontrol dan indikator pada Function Generator dibawah ini !
clip_image002
Gambar 44. Kontrol dan Indikator

1. Saklar ON-OFF.
Tekan saklar indikator LED akan menyala
2. FREQUENCY CONTROL
Digunakan untuk mengatur batas ukur (range) frekuensi dengan faktor pengali dari 0,04 – 4.0
3. SYNC OUTPUT
Men-sinkronkan permukaan sinyal TTL output yang berbentuk segi empat dengan frekuensi yang dihasilkan oleh output utama (main output
4. SWEEP OUTPUT
Ayunan sinyal akan tersedia tanpa memperhatikan posisi saklar “SWEEP ON”
5. MAIN OUTPUT
Sinyal output tersedia secara normal atau dalam mode ayunan tergantung pada pilihan mode. Impedans output maksimun 50 Ω.
6. AMPLITUDE KNOB
Sinyal aplitudo dapat diatur dari 0,1Vp-p sampai 20Vp-p dalam kondisi tanpa beban. Jika tombol ditekan, terjadi pelemahan sinyal sebesar 10 kali.
7. DC OFFSET
Tombol pada DC OFFSET akan mengaktifkan tegangan DC pada sinyal utama. Jika tombol diputar searah jarum jam akan dihasilkan tegangan offset positip, diputar ke arah sebaliknya akan dihasilkan tegangan offset negatip.
8. SWEEP RATE
Tombol ini berguna untuk mengatur kecepatan ayunan dari 5 detik ke 25 mili detik. Jika tombol ini ditekan, mode operasi ayunan sinyal akan bekerja.
9. SWEEP WIDHT
Tombol ini digunakan untuk mengatur lebar ayunan sinyal.
10. FUNCTION SELECTOR
Saklar untuk memilih bentuk gelombang.
11. FREQUENCY RANGE SELECTOR SWITCH
Saklar pemilih batas (range) frekuensi dari 10 Hz sampai 1MHz.
12. Hz LED
Jika frekuensi output ada pada satuan Hz, LED warna hijau akan menyala.
13. kHz LED
Jika frekuensi output ada pada satuan kHz, LED warna merah akan menyala.
14. DIGIT DISPLAY
Tampilan angka digital untuk menunjukkan besarnya frekuensi yang dihasilkan oleh patern generator, atau untuk menampilkan besarnya sinyal input yang disambungkan pada bagian external input.
15. EXT COUNTER LED
Jika frekuensi luar dikoneksikan dengan Patern Generator, LED mulai menghitung dan akan menampilkan angka tertentu.
16 .COUPLING SWITCH
Saklar ini dapat diletakkan pada tiga posisi; frekuensi tinggi internal (Internal High Frequency), frekuensi tinggi eksternal (External High Frequency), dan frekuensi rendah eksternal (External Low Frequency).
17. CMOS ADJUST KNOB
Ketika tombol berada pada mode CMOS, level CMOS dari output “SYNC” akan diatur.
18. EXTERNAL INPUT BNC
Konektor untuk menghitung sinyal frekuensi yang berasa dari luar.
19. VCF INPUT BNC
Untuk menghubungkan sinyal AC atau sinyal DC yang berasal dari luar, dari 0 hingga 10 Volt.