Ada beberapa macam antara lain :
a. Pressure Relief Valve
Katup ini berfungsi untuk membatasi tekanan kerja maksimum pada sistem (pengaman). Apabila terjadi tekanan lebih maka katup out-let akan terbuka dan tekanan fluida lebih dibuang ke tangki. Jadi tekanan fluida yang mengalir ke sistem tetap aman. Katup ini juga dapat berfungsi sebagai sequence valve yaitu apabila dia dihubungkan dengan aktuator lain. Bila saluran pada aktuator pertama telah mencapai tekanan penuh maka katup akan membuka saluran ke aktuator kedua.
![]()
Gambar 26a. Relief valve dengan internally controlled
![]()
Gambar 26b. Relief valve dengan externally controlled dari saluran X
b. Pressure Regulator
Pressure regulator berfungsi untuk mengurangi tekanan input atau tekanan kerja menjadi tekanan tertentu. Hal ini digunakan apabila dalam satu sistem terdapat perbedaan kebutuhan tekanan bagi setiap aktuatornya. Sering juga ini disebut sebagai reducing valve.
Aktuator (Unit penggerak)
Unit ini berfungsi untuk menghasilkan gerak atau usaha yang merupakan hasil akhir atau out put dari sistem hidrolik . Macam-macam aktuator :
a. Linear motion actuator ( Penggerak lurus )
– Single acting cylinder ( Silinder kerja tunggal )
– Double acting cylinder ( Silinder kerja ganda )
b. Rotary motion actuator ( Penggerak putar )
– Hydraulic Motor ( Motor Hidrolik )
– Limited Rotary actuator