Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> TN Sipil – Page 3
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Perencanaan Saluran Pembuang yang Stabil

Perencanaan saluran pembuang harus memberikan pemecahan dengan biaya pelak-sanaan dan pemeliharaan yang minimum. Ruas-ruas saluran harus stabil terhadap erosi dan sedimentasi harus minimal pada setiap potongan melintang dan harus seimbang. Dengan adanya pembuang, air dari persawahan menjadi lebih bersih dari sedimen. Erosi di saluran pembuang akan merupakan kriteria yang menentukan. Kecepatan aliran rencana hendaknya tidak melebihi kecepatan maksimum yang diijinkan. ...

Read More »

Strip Drainage Systems

a. drainage Mole Drainage mole rat hole commonly referred to as a channel round construction without protected at all, the manufacturing without having to dig the ground, simply by pulling with a tractor round steel formations called mole mounted on a tool such as the plow layer of subsoil at shallow depths. On the back of the mole usually included ...

Read More »

Penyusunan Rencana Pola Tanam

Pola tanam adalah gambaran rencana tanam berbagai jenis tanaman yang akan dibudidayakan dalam suatu lahan beririgasi dalam satu tahun. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola tanam antara lain, (1) Ketersediaan air dalam satu tahun, (2) Prasarana yang tersedia dalam lahan tersebut, (3) Jenis tanah setempat, (4) Kondisi umum daerah tersebut, misal genangan, (5) kebiasaan dan kemampuan petani setempat. Penetapan pola tata tanam ...

Read More »

Persyaratan Sistem Drainase

image_thumb.png

Untuk merancang suatu sistem drainase, yang harus diketahui adalah jumlah air yang harus dibuang dari lahan dalam jangka waktu tertentu, hal ini dilakukan untuk menghindari kenaikan air permukaan. Membuang kelebihan air di lahan memiliki dua manfaat yaitu (1) mencegah terjadinya genangan air pada lahan (2) membuang air dari zona akar, sehingga garam-garam yang dibawa oleh irigasi tidak dapat mencapai konsentrasi ...

Read More »

Kecermatan Pengukuran Batang Pohon

Saat pengukuran diameter atau keliling tidak jarang terjadi kesalahan. Kesalahan yang sering terjadi adalah pada letak pengukurannya, antara lain : (a) Meletakkan alat atau saat membidik (alat optik). (b) Pembacaan skala (satuan ukuran). Penggunaan alat dengan cara yang benar dengan keterampilan yang memadai secara otomatis merupakan suatu koreksi. Demikian pula saat pembacaan skala hendaknya dilakukan dengan seksama. Saat terjadi kesalahan ...

Read More »

Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Menurut PP No. 20 tahun 2006 tentang Irigasi dalam pasal 1, Pemeliha-raan Jaringan Irigasi adalah upaya menjaga dan mengamankan jaringan irigasi agar selalu berfungsi dengan baik guna memperlancar pelaksanaan operasi dan mempertaharikan kelestariannya. Jaringan inigasi dapat cepat rusak karena adanya hujan/air, sengatan sinar dan panas matahari secara Iangsung, hewan/manusia, tanaman liar, atau karena rancangan dan konstruksi fasilitas dan jaringan yang ...

Read More »