Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> TN Sipil – Page 38
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Pengukuran Tinggi Pohon

Tinggi pohon merupakan salah satu dimensi yang digunakan dalam pengukuran kayu. Tinggi pohon didefinisikan sebagai jarak atau panjang garis terpendek antara suatu titik pada pohon dengan proyeksinya pada bidang datar (lebih jelasnya dapat dilihat dalam Gambar 24). Gambar 24. Tinggi pohon Dari gambar tersebut, dapat diambil pelajaran : 1) Tinggi total adalah jarak terpendek dari titik puncak pohon dengan titik ...

Read More »

Pengukuran Diameter Pohon

Pengukuran diameter pohon di Indonesia menggunakan sistem metrik dimana pengukurannya dilakukan pada batang pohon dengan ketinggian 1,30 m di atas permukaan tanah (dat). Batasan ketinggian 1,30 m dat untuk pengukuran diameter ini dapat diterima di Indonesia mengingat angka 1,30 m dat bagi sebagian besar orang Indonesia memberikan kenyamanan dalam melakukan pengukuran diameter, yaitu pengukuran dapat dilakukan dengan tidak membungkuk ataupun ...

Read More »

Sistem Satuan Ukuran

Asy’ari dkk. (2012) membagi sistem satuan ukuran yang digunakan secara umum di dunia ke dalam dua kelompok sistem satuan ukuran, yaitu : (a) Sistem Kerajaan Inggris (British Imperial System). Untuk ukuran panjang dinyatakan dalam satuan yard. Panjang standar 1 yard didasarkan pada mistar dari Brins (Bronzebar) dengan suhu 600 Farenheit. Mistar ini disimpan di Standard Office (London). Untuk ukuran foot ...

Read More »

Tinggi Pohon Berdasarkan Posisi

a) Posisi mata masih berada diantara pangkal dan bagian atas batang, tetapi arah bidik tidak sejajar dengan bidang datar/arah bidik menurun (Gambar 29). Dari gambar tersebut dapat diperoleh rumus tinggi pohon, yaitu : T = (t1 + t2) T = (Jd x tangen α) + (Jd x tangen β) T = Jd x (tangen α + tangen β) Gambar 29. ...

Read More »

Definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Kemajuan Teknologi dan industrialisasi di Negara kita dewasa ini telah melahirkan tuntutan baru terhadap penerapan konsep keselamatan dan kesehatan kerja di dunia industri maupun lembaga pendidikan dan pelatihan yang akan mempersiapkan tenaga kerja di industri. Dengan majunya industrialisasi, mekanisasi, elektrifikasi, dan modernisasi, maka dalam banyak hal berlangsung pula peningkatan intensitas kerja operasional dan tempo kerja para pekerja. Hal-hal ini memerlukan ...

Read More »

Alat Pita Ukur

a) Bentuk fisik pita ukur Bentuk fisik pita ukur berupa pita yang mempunyai skala (satuan ukur). Satuan ukur yang digunakan adalah cm dengan satuan ukur terkecil dalam mm. Pita ukur dapat berupa pita keliling atau pita diameter (phi band). b) Dasar Kerja Pita ukur dililitkan ke batang pohon setinggi 1,30 m (Gambar 32). Hasil ukurannya adalah keliling jika menggunakan pita ...

Read More »