Pengukuran Langsung dan Tidak Langsung

Dalam prakteknya, pengukuran besaran listrik untuk keperluan komersial, misalnya mengukur konsumsi energi listrik yang telah digunakan oleh konsumen (kWh-meter atau kVAr-meter) dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tak langsung. Pengukuran secara langsung diterapkan pada instalasi ketenagalistrikan tegangan rendah berskala kecil. Dalam hal ini alat pengukur yang digunakan langsung dihubungkan dengan beban secara langsung. Pengukuran secara tak ...

Read More »

Lampu Indikator Motor Listrik

Lampu-lampu indikator merupakan komponen yang digunakan sebagai lampu tanda. Lampu-lampu tersebut digunakan untuk berbagai keperluan misalnya untuk lampu indikator pada panel penunjuk fasa R, S dan T atau L1, L2 dan L3. Selain itu juga lampu indikator digunakan sebagai indikasi bekerjanya suatu sistem kontrol misalnya lampu indikator merah menyala motor bekerja dan lampu indikator hijau menyala motor berhenti. Gambar 5-8. ...

Read More »

Relay Penunda Waktu

Time Delay adalah saklar penunda waktu yang digunakan sebagai alat bantu sistim pengendali. Terminal sumber tegangan terdapat pada nomor 2-7, Kontak NO pada terminal 1-3 dan 6-8 dan kontak NC terdapat pada terminal 1-4 dan 5-8. Gambar 5-13. Hubungan terminal relay penunda waktu (TDR). Gambar 5-14. Bagian depan relay penunda waktu (TDR). Gambar 5-15. Mode operasi relay penunda waktu (TDR). ...

Read More »

Atom Netral – Susunan Atom

Atom hidrogen memperlihatkan susunan yang paling sederhana. Terdiri atas sebuah elektron dan sebuah proton (biasa disebut inti atom). Elektron sebagai pembawa muatan listrik terkecil dinamakan muatan elementer. Elektron adalah pembawa muatan elementer negatip, proton merupakan pembawa muatan elementer positip. Gambar 1.8 Gambar skema atom: a) atom hidrogen b) atom karbon Muatan elementer negatip elektron sama besarnya dengan muatan elementer positip ...

Read More »

Perubahan Batas Ukur

Untuk menaikkan tahanan dalam meter, didepan tahanan meter Rm seringkali ditambahkan dengan tahanan seri Rv. Sehingga tahanan dalam meter yang baru menjadi lebih besar, yaitu (Rm + Rv).Tahanan paralel Rp tetap dialiri arus Ip,sedangkan arus yang melewati (Rm + Rv)sebesar Im. Gambar 6.20 Tahanan Shunt (Paralel) Persamaan tahanan paralel Rp dapat dituliskan sebagai berikut: Contoh: Ampermeter dengan tahanan dalam Rm ...

Read More »

Meter Dasar PPMC

Meter dasar sistem D’Arsonval ini menggunakan magnet permanen dan kumparan putar. Oleh karena itu meter D’Arsonval lazim disebut pula sebagai Permanent Magnet Moving Coil (PMMC). Yang diperlihatkan pada Gambar 5.6. Gerakan jarum sistem D’Arsonval ini membutuhkan daya yang sangat rendah dan arus kecil untuk penyimpangan jarum pada skala penuh. Gambar 6.7 Gambar skematik meter PPMC ( D’Arsonval) Persamaan untuk torsi ...

Read More »