Fillet adalah bagian daging ikan yang diperoleh dengan penyayatan ikan utuh sepanjang tulang belakang dimulai dari belakang kepala hingga mendekati bagian ekor. Tulang belakang dan tulang rusuk yang membatasi badan dengan rongga perut tidak terpotong pada waktu penyayatan.
Bahan Baku
Ikan Nila/Ikan Lele/Ikan Kakap
Plastik PP ukuran ½ kg
Sterofoam
Kantung plastik
Sabun deteterjen
Hand soap
Peralatan
Pisau
Telenan
Pengasah pisau
Meja
Alat pembeku Frezer
Panic
Loyang plastik
Pakaian kerja apron
Sepatu boot
Cara pembuatan filet ikan berbadan tebal dan lebar (Nila)
1. Bersihkan sisik ikan dan isi perut ikan usahakan empedu jangan sampai pecah
2. Lakukan penyayatan mulai dari belakang sirip insang hingga ke belakang kepala;
3. Lakukan penyayatan dari kepala menuju ke ekor sepanjang sirip punggung;
4. Lakukan penyayatan ke depan dari rangka rusuk ke bagian kepala, penyayatan memotong tulang duri;
5. Lakukan penyayatan dari arah kepala ke ekor dengan pisau membentuk sudut pada tulang rusuk dan sejajarkan pisau begitu lepas dari rusuk dan ambil fillet;
6. Balikkan ikan. Potong dari belakang sirip insang hingga ke belakang kepala;
7. Lakukan penyayatan dari ekor menuju ke kepala dengan meletakkan pisau sedekat mungkin sirip punggung;
8. Buka fillet dengan memotong ke arah kepala dengan memegang pisau ke dekat rusuk. Pemotongan melalui tulang duri;
9. Kemas filet dalam plastic PP kemudian sealer dan masukan dalam sterofoam
10. Bekukan sampai suhu mencapai -30 0C
Cara pembuatan filet ikan berbadan bulat (Lele dan sejenisnya)
1. Potong bagian tenggorokan tanpa harus terputus kepalanya
2. Belah perutnya mulai dari teggorokan sampai dengan anus
3. Buah seluruh isi perut dan bersihkan rongga perut
4. Potong kepala mulai dari belakang sirip ingsang sampai ke tulang belakang pada kedua sisinya
5. Patahkan kepala dengan menekan pada ujung meja dan gunakan pisau untuk menyempurnakan potongan
6. Buang sirip perut
7. Sayat sepanjang sirip punggung sampai pisau menyentuh tulang rusuk menuju arah ekor sampai ujung tulang rusuk, tusukan pisau sampai tembus dan sayat kea rah ekor
8. Pegang daging yang telah tersayat pada punggung dan sayatkan pisau mengikuti tulang rusuk menuju ke arah perut. Biasanya membutuhkan beberapa kali gerakan sayatan untuk memotong daging dari bagian rusuk.
9. Balikan ikan pada sisi sebelahnya. Sayat sepanjang garis sirip punggung dimulai dari bagian ekor menuju ke kepala.
10. Tusukan pisau sampai tembus pada ujung tulang rusuk dan gerakan pisau kea rah belakang menuju bagia ekor.
11. Pegang daging sayatan pada bagian punggung dan sayat sisa daging pada bagian tulang rusuk menuju kea rah perut.
12. Buang dinding perut
11. Kemas filet dalam plastik PP (poly propylene) kemudian sealer dan masukan dalam sterofoam
12. Bekukan sampai suhu mencapai -30 0C
Cara Pembuatan filet Kakap
1. Sayat sisi ikan dari belakang sirip sampai belakang kepala
2. Sayat mulai dari arah kepala ke arah ekor sepanjang sirip punggung; sayatan hanya sedalam tulang belakang
3. Dari arah tulang belakang di sayat sepanjang sirip punggung menuju arah ekor. Pisau harus dipegang sejajar dengan tulung rusuk dan duri kecil ikut terpotong.
4. Potong pada ujung rusuk menuju ke ekor. Datarkan pisau pada tulang belakang setelah pemotongan pada rusuk. Ambil fillet. Fillet harus dibersihkan dari selaput perut atau sirip.
5. Tulang duri pada filet dapat dibuang dengan mengiris bentuk V pada daging
6. Balikan ikan. Potong di belakang sirip insang dan sekeliling belakang kepala
7. Sayat dari ekor sedekat mungkin tulang belakang samapai ke sudut di belakang leher
8. Sayat sejajar terhadap sudut tulang rusuk dan memotong tulang duri lalu buka filet
9. Sayat dari belakang kepala sampai ke ujung rusuk, pisau harus dipegang pada suatu sudut sehingga mengambil daging dari tengah-tengah ikan tanpa memotong sirip. Pada ikan yang besar dua sayatan diperlukan bila pisau ramping digunakan. Buang selaput perut atau sirip daru filet.
10. Kemas filet dalam plastic PP kemudian sealer dan masukan dalam sterofoam
11. Bekukan sampai suhu mencapai -30 0C