" /> Teknik Membersihkan Bahan - TN Pangan

Teknik Membersihkan Bahan

Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa dalam proses membersihkan,mengepris, dan menyiangi sangat tergantung pada jenis dan karakteristik bahan, jenis kotoran yang akan dipisahkan dan tujuan dari proses tersebut.
1) Membersihkan dan mengepris komoditas sayur dan buah
Komoditas sayuran dapat dikelompokkan berdasarkan bagian-bagian dari tanaman menjadi beberapa kelompok, seperti sayur daun (kubis, sawi, horenso dan lain-lain); sayur buah (tomat, cabe, mentimun dan lain-lain); sayur batang (bawang daun); sayur umbi (wortel dan kentang). Setiap kelompok bahan membutuhkan cara penanganan yang berbeda-beda. Penanganan kubis merupakan penanganan bahan segar. Kubis merupakan jenis sayuran daun yang banyak digemari orang, baik sebagai lalap maupun sebagai sayuran yang dimasak.

Bagian penting dari kubis adalah kropnya. Bagian lain selain krop tidak begitu disukai karena selain keras warnanya juga kurang menarik. Trimming pada kubis biasanya dilakukan dengan membuang dua atau tiga daun terluarnya. Umbi kentang (Solanum tuberosum L) merupakan ujung-ujung stolon yang membesar. Ada beberapa jenis kentang. Jenis kentang dibedakan berdasarkan perbedaan warna,yaitu kentang putih, kentang kuning, kentang ungu, kentang merah dan kentang biru.

Dari sekian banyak jenis kentang yang banyak diusahakan adalah jenis kentang putih dan kentang kuning. Kebanyakan kentang dipejualbelikan dalam bentuk segar. Struktur umbi kentang adalah memiliki kulit luar sangat tipis, sehingga penanganan kentang harus hati-hati agar tidak terjadi luka. Luka yang terjadi dapat mengakibatkan kentang menjadi busuk akibat infeksi mikrobia. Kentang yang muda bagian kulitnya lebih mudah lecet ataupun luka daripada yang tua.

Umbi yang telah dipanen, selanjutnya dilakukan curing yaitu dibiarkan selama kurang lebih 2 jam lalu dibersihkan dari tanah dan lumpur. Penghilangan tanah pada kentang dapat dilakukan menggunakan sikat halus. Pembersihan dengan sikat dikerjakan dengan hati-hati untuk menghindari terjadinya luka. Bila diadakan pencucian, maka setelah pencucian kentang harus dikeringkan airnya di bawah sinar matahari atau dikeringkan dengan lap kering yang halus. Umbi yang cacat atau busuk dipisahkan dan dibuang.

2) Membersihkan dan mengepris komoditas umbi-umbian
Ubi jalar atau ketela rambat mempunyai kulit yang cukup tipis sehingga mudah sekali rusak karena gesekan atau oleh serangga. Prinsip menyimpan ubi jalar dapat disamakan dengan menyimpan kentang, yaitu kulit luar harus dalam keadaan kering. Pengeringan ubi jalar dapat menggunakan panas matahari. Setelah itu ubi baru disimpan dengan cara dionggokkan atau dikemas. Menyimpan ubi jalar dalam bentuk onggokan di lantai, sebaiknya dialasi plastik atau karung untuk menghindari embun malam.

Penyimpanan ubi jalar bisa dalam bentuk kemasan. Setelah permukaan kering ubi jalar dikemas dengan karung goni atau karung beras yang anyamannya rapat dan tidak sobek-sobek. Lapisan atas ditutup dengan selapis tanah kering setebal 1-6 cm dan diupayakan agar dapat menutupi seluruh permukaan karung, kemudian lapisan tanah sedikit dipadatkan. Kemasan karung disimpan dalam keadaan permukaan terbuka dan lapisan tanah dipermukaan cukup menjadi pelindung.

Refleksi
Kotoran yang menempel pada produk hasil pertanian dan perikanan dapat menjadi sumber kontaminasi yang akan menurunkan kualitas bahan. Jenis kontaminan berdasarkan wujudnya dapat dapat dikelompokkan menjadi: kotoran berupa tanah, kotoran berupa sisa pemungutan hasil, kotoran berupa benda-benda asing, kotoran berupa serangga atau kotoran biologis lain, dan kotoran berupa sisa bahan kimia. Untuk membersihkan kotoran dilakukan dengan pengambilan secara manual/fisik, dan atau pencucian dengan air.

Air yang digunakan harus memenuhi syarat-syarat, yaitu harus jernih, tidak berwarna dan tidak berbau, tidak mengandung senyawa-senyawa kimiawi yang berbahaya, serta bebas dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit. Pengeprisan atau trimming yaitu suatu proses/kegiatan pemotongan atau penghilangan bagian-bagian yang tidak dikehendaki pada bahan, seperti memotong tangkai buah, membuang akar, membuang bagian titik tumbuh.

Trimming dapat dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih spesifik atau lebih kecil, diantaranya adalah: peeling & skinning, seeding, coring dan deboning. Trimming bertujuan untuk memisahkan sumber cemaran, menghindari kerusakan, memudahkan proses selanjutnya serta memudahkan pengepakan dan pengangkutan.