" /> Power Train dan Hydraulic Archives - Page 5 of 7 - TN Mesin
Home > Power Train dan Hydraulic (page 5)

Power Train dan Hydraulic

Parameter Utama Reservoir Hidrolik

Ukuran ideal reservoir adalah dua sampai tiga kali aliran pompa maksimum. Apabila silinder besar, khususnya jenis telescoping yang digunakan, maka kapasitas reservoir harus cukup supaya tidak ada kisaran udara dalam pompa pada saat semua silinder diperpanjang. Pelat pemisah harus memisahkan isapan pompa dan selang pembalik sistem untuk mendinginkan oli, membiarkan udara naik dan bahan kontaminasi keluar. Ukuran pelat pemisah kira ...

Read More »

Memasang Tangki Hidrolik

Catatan: Periksa semua O-ring seal dan komponen dari keausan atau kerusakan. Gantilah komponen jika memungkinkan. Berilah sedikit pelumasan pada semua O-ring seal dengan pelumas yang sesuai untuk kesempurnaan penyekatan pada saat dipasang. Bersihkan semua komponen dengan kain/tisu sehingga terbebas dari segala contaminant. 1. Jika cover assembly (11) sudah dilepas, berilah sealent (12) pada cover assembly terlebih dahulu untuk proses pemasangan ...

Read More »

Momen Inersia Penampang Bersusun

Jika penampang dari suatu bidang terdiri atas penampang penampang yang disusun secara simetris terhadap garis sumbu maka , maka momen inersianya merupakan jumlah atau pengurangan dari penampang penapang yang tersusun tersebut . Misalnya dua bujur sangkar membentuk penampang yang diarsir seperti terlihat pada gambar , maka momen inersianya adalah Ix = Ix1 – Ix2 . Penampang bersusun dari dua bujur ...

Read More »

Komponen Pompa Hidrolik Tipe Gear

Kebersihan merupakan cara utama untuk memastikan usia pakainya, baik untuk unit baru atau unit yang telah diperbaiki sebelumnya. Pembersihan bagian-bagian dengan menggunakan cairan pelarut dan dikeringkan di udara dianggap memadai, dengan anggapan bahwa cairan yang dipergunakan adalah bersih. Sementara itu untuk peralatan yang membutuhkan ketepatan/presisi, mekanisme internalnya harus bebas dari bahan kimia dan kontaminasi partikel. PERHATIAN DAN CATATAN KHUSUS ! ...

Read More »

Momen Inersia

a. Momen Inersia Terhadap Sumbu Mendatar (X-X) Momen inersia penampang terhadap suatu garis yaitu jumlah luas penampang (elemen) terkecil dikalikan dengan kwadrat jarak normal terhadap titik beratnya, atau luas penampang dikalikan kwadrat jaraknya. Jika luas penampang elemen-elemen terkecil adalah dA1 , dA2 , dA3 …. dAn dan jarak dari penampang ke garis X-X adalah y1 , y2 , y3 …… ...

Read More »

Momen Dan Gaya Geser Dua Tumpuan

Untuk menentukan reaksi pada tumpuan , RA dan RB selain dengan cara hitungan seperti di atas dapat juga di tentukan dengan cara lukisan yang sekaligus dapat menentukan diagram momen dan diagram gaya geser yaitu sebagai berikut : Caranya sebagai berikut : – Tentukan skala panjang , misalnya 1 m # 1cm – Tentukan skala gaya , misalnya 100 N # ...

Read More »