Bahan baku ikan yang akan diawetkan dengan metode penggaraman harus dipisahkan berdasarkan jenis, ukuran, dan tingkat kesegarannya. Bahan lainnya adalah garam murni yang mengandung NaCl 99% agar kualitas produk yang dihasilkan baik. Banyaknya garam yang dibutuhkan yaitu antara 10% – 35%, tergantung tingkat keasinan yang diinginkan. Gambar 6. Ikan dan garam sebagai bahan baku proses penggaraman Persiapan peralatan a) Wadah ...
Read More »Perikanan Tradisional
Proses Penggaraman
a) Metode dry salting · Jumlah garam yang diperlukan berbeda-beda sesuai dengan ukuran ikan. Untuk ikan berukuran besar jumlah garam yang diperlukan sebanyak 20% – 30%. Sedangkan untuk ikan berukuran sedang jumlah garam yang diperlukan sebanyak 15% – 20%. Untuk ikan berukuran kecil jumlah garam yang diperlukan hanya sekitar 5%. · Garam ditaburkan di dasar wadah. Kemudian di atasnya disusun ...
Read More »Metode Penggaraman
Kecepatan proses penyerapan garam dalam tubuh ikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: a. Kesegaran ikan Proses penyerapan garam ke dalam tubuh ikan akan cepat apabila ikan dalam kondisi segar. b. Kandungan lemak Ikan yang mempunyai kandungan lemak yang tinggi akan menghambat proses penyerapan garam, karena lemak akan menghalangi masuknya garam ke dalam tubuh ikan. c. Ketebalan daging ikan Daging ikan ...
Read More »Ikan Asin Hasil Penggaraman
Teknik penggaraman merupakan teknik yang biasa dikombinasikan dengan proses pengawetan yang lain, seperti pengeringan atau perebusan. Dari proses penggaraman ini dikenal tiga macam ikan asin, yaitu: a. ikan asin basah (tidak dikeringkan setelah proses penggaraman) b. ikan asin kering (dikeringkan setelah proses penggaraman) c. ikan asin rebus (ikan pindang, direbus setelah proses penggaraman). Masyarakat kita sudah sangat familiar dengan ikan ...
Read More »Ikan Asing Kering
Ikan asin yang diminati oleh konsumen adalah ikan asin yang warna dan teksturnya cukup baik. Hal tersebut akan sulit dicapai apabila metode penggaraman yang digunakan tidak tepat, bahan baku yang diproses kurang berkualitas, dan cara penyimpanan produk yang buruk. Inilah yang menyebabkan sebagian produsen ikan asin mengambil jalan pintas dengan menggunakan formalin pada proses penggaraman sehingga menghasilkan ikan asin dengan ...
Read More »Ikan Pindang
Ikan pindang merupakan ikan hasil pengawetan atau yang digemari masyarakat karena produk akhirnya mempunyai rasa yang khas dan tidak terlalu asin. Ikan pindang diolah dengan cara mengkombinasikan dua metode pengawetan, yaitu penggaraman dan perebusan. Pemindangan ikan dilakukan dengan cara merebus ikan dalam larutan garam selama jangka waktu tertentu. Fungsi garam adalah untuk memperbaiki tekstur ikan agar lebih kompak, memperbaiki cita ...
Read More »