" /> Konfigurasi Alat Ukur Cos-Phi Meter - TN Elektro
Home > Dasar Pengukuran Listrik > Peralatan Ukur Listrik > Konfigurasi Alat Ukur Cos-Phi Meter

Konfigurasi Alat Ukur Cos-Phi Meter

Cos-Phi meter adalah alat ukur faktor kerja daya untuk jaringan ac yang akan mengukur suatu pergeseran phasa antara tegangan dan arus pada suatu beban listrik. Dalam hal ini alat ukur cos-Phi meter termasuk suatu alat ukur tipe elektrodinamis kumparan silang.

Untuk rangkaian cos-Phi meter dapat dilihat pada gambar dibwah ini :
image
Gambar 51. Cos-Phi Meter

Keterangan GB cos-Phi meter jumlah lilitan P dan Q sama banyak dimana kumparan P dihubung seri dengan tahanan R dan kumparan Q dihubung seri dengan tahanan C, sehingga arus yang melalui kumparan Q mendahului arus melalui kumparan P sebesar 90° listrik. Apabila cos-Phi meter bekerja pada jaringan beban resistip maka arus yang mengalir pada kumparan P akan sephasa dengan arus yang mengalir pada kumparan tetap AB sehingga torsi kumparan silang = 0.

Maka jarum penunjuk tidak bergerak yang dikalibrasi cos-Phi = 1. Tetapi jika beban reaktip murni (L atau C). Arus melalui kumparan Q akan sepasa dengan kumparan AB dan berbeda phasa dengan kumparan P sebesar 90 derajat akibatnya kumparan silang (tegangan) bergerak sedemikian rupa dimana kumparan Q membentuk posisi baru menjadi tegak lurus terhadap kumparan AB yang ditandai dengan cos φ = 0. Selanjutnya jarum akan bergerak sebesar φ derajat. Apabila arus beban I bergeser sebesar φ derajat terhadap beban.

Arah gerakan jarum penunjuk searah jarum jam ditandai dengan (LAG) atau mendahului Dan yang berlawanan dengan arah jarum jam akan ditandai dengan (LEAD) atau tertinggal Dapat dibaca pada papan skala pembacaan cos φ meter.

A. Jenis jenis daya arus bolak balik
Untuk lebih jelasnya mengenai jenis daya listrik maka dibawah ini digambarkan suatu segitiga daya sbb.
image

Sudut antara vektor daya aktip dan daya semu adalah sudut pergeseran phasa dan perbandingan antara kedua vektor tersebut disebut faktor daya dari beban (cos φ ).

Jadi cos φ = image = image

Sin φ  image = image
Dimana :
V = tegangan sumber (Volt)
I = Arus beban (ampere)
P = Daya aktif (watt)
Q = Daya reaktif (VAR)
S = Daya Semu (VA)

B. Perbaikan faktor daya dengan menghitung nilai kapasitor
Suatu usaha yang dapat dilakukan untuk memperkecil geseran phasa antara arus dan tegangan ( mempebesar faktor daya ) adalah dengan menambah kapasitor secara paralel pada beban tersebut karena seperti kita ketahui bahwa arus yang mengalir pada kapasitas yang berlawanan dengan arus yang mengalir pada beban induktif sehingga dengan demikian arus reaktif akan lebih kecil dan bila dapat diharapkan menjadi nol. Seperti diketahui bahwa daya reaktif :
QC = P (Tan φ 1 – Tan φ 2)
Dimana :
P = V . I . Cos φ
Dan
Q = V. I (Tan φ 1)

Maka didapat XC = image

Maka nilai C = image