1. Kerapatan Biasanya kerapatan bahan diperhitungkan berdasarkan perbandingan antara berat dan volume bahan (weight-volume ratio). Ada tiga macam kerapatan yaitu, kerapatan nisbi (relative density), kerapatan mutlak (absolute density), dan kerapatan nyata (apparent density). Kerapatan mutlak didefinisikan sebagai massa persatuan volume. Massa adalah berat dikalikan gravitasi. Oleh karena itu gravitasi bumi sangat mempengaruhi kerapatan mutlak. Kerapatan nisbi adalah hubungan antara kerapatan ...
Read More »Sortasi dan Grading
Alat Sortasi dan Grading
Untuk memisahkan produk dengan jumlah yang cukup banyak dapat digunakan meja sortasi bertingkat. Setiap meja dibuat dari plywood, dan telah diperforasi dengan lubang-lubang dengan ukuran khusus, meja teratas mempunyai ukuran lobang terbesar, dan meja terbawah mempunyai ukuran lubang terkecil. Satu lapis deretan bawang ditumpahkan di atas meja teratas. Bawang yang tidak terlewatkan pada lubang ini diklasifikasikan sebagai ukuran “Ekstra Besar ...
Read More »Tujuan Kegiatan Sortasi dan Grading
a) Memperoleh kualitas yang lebih baik dan seragam (baik bahan mentah maupun produk akhir yang dihasilkan)b) Memberikan standarisasi dan perbaikan cara pengolahanc) Menawarkan beberapa kualitas kepada konsumen dengan harga yang sesuai dengan kualitasa atau memberikan harga yang lebih tinggi untik kualitas yang lebih.d) Memisahkan hasil perikanan menurut jenis, ukuran dan tingkat kesegarannya. Standar mutu bahan hasil sortasi dan gradingMutu adalah ...
Read More »Peralatan Sortasi dan Grading
Meja sortasi yang digabungkan dengan proses pengemasan merupakan alat sederhana yang dapat digunakan untuk melakukan proses sortasi dan grading. Produk yang datang ditempatkan dalam wadah sortasi, disortasi oleh seorang pekerja, kemudian dimasukkan ke dalam wadah pengemas dan akhirnya dikemas oleh pekerja kedua. Jika pekerja harus berdiri untuk menyortasi produk, maka diperlukan bantalan karet cukup tebal pada lantai agar dapat membantu ...
Read More »Metode Alat Sortasi dan Grading
Alat sortasi dan grading yang menggunakan dua sabuk pembagi atau disebut diverging belt bekerja dengan melewatkan produk diantara dua sabuk tersebut.Makin lama jarak antara kedua sabuk makin membesar sehingga buah berukuran kecil akan jatuh lebih dulu dan buah berukuran besar akan jatuh kemudian atau tertahan belt. Alat ini dapat bekerja dengan cepat memisahkan produk berdasarkan ukuran. Gambar diverging belt disajikan ...
Read More »Prinsip Sortasi dan Grading
Sortasi dan grading dilakukan untuk memisahkan hasil panen yang baik dan yang jelek serta memisahkan atau mengelompokkan produk menjadi beberapa kelas mutu/grade sesuai kriteria kelas mutu/grade masing-masing komoditas/produk. Faktor-faktor mutu atau kriteria mutu dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok diantaranya adalah sifat fisik, sifat kimia dan sifar biologi. Sifat fisik meliputi kadar air, ukuran, bentuk, berat, densitas, tekstur, warna, kepadatan, benda ...
Read More »