Home > Ilmu Ukur Kayu > Pengukuran Pohon > Metode Apit Pohon (Kaliper)

Metode Apit Pohon (Kaliper)

a) Bentuk fisik kaliper
Bentuk fisik kaliper berupa mistar yang mempunyai skala (satuan ukur) yang dilengkapi dengan lengan geser. Lengan geser ini memiliki fungsi sebagai pembaca skala pada mistar. Satuan ukur yang digunakan adalah cm dengan satuan ukur terkecil dalam mm.

b) Dasar Kerja
Karena lengan geser dapat digeser-geser pada mistar yang berskala, maka lengan geser akan langsung menunjukkan besaran diameter batang yang diukur dengan membaca skala pada mistar. Bagaimana cara menggunakan kaliper ini? Untuk jelasnya lihat Gambar 35 dan 36.
image
Gambar 35. Pengukuran diameter pohon menggunakan kaliper

image
Gambar 36. Cara penggunaan kaliper

Teknis pengukuran diameter batang pohon menggunakan kaliper adalah :
(a) Apitkan kedua lengan sama tinggi dari muka tanah (setinggi dada = 130 cm).
(b) Tentukan bagian lingkar batang yang terpendek (d1) sebagai pengukuran diameter yang pertama.
(c) Pengukuran diameter yang kedua (d2), tegak lurus pengukuran diameter yang pertama atau diameter terpanjang.
(d) Diameter batang pohon adalah rataan keduanya, yaitu :
image

c) Kesalahan ukur keliling batang pohon
Kesalahan ukur akibat kedua lengan yang mengapit batang pohon tidak sama tinggi atau tidak sejajar dengan bidang datar. Kesalahan yang dibentuk lingkaran batang akan membentuk elips (Gambar 37). Sehingga kesalahan ukur yang diperoleh sebesar Ed = d2 – d1.
image
Gambar 37. Kesalahan ukur pada penggunaan kaliper