Home > Konservasi Tanah dan Air (page 5)

Konservasi Tanah dan Air

Keuntungan Sistem Pertanaman Lorong

Perlu diingat bahwa apabila jarak antar baris tanaman pagar terlalu dekat, maka kompetisi tanaman pagar terhadap tanaman utama akan lebih kentara dan jika terlalu jarang, keampuhan tanaman pagar menahan erosi akan berkurang. Pemangkasan dan penggunaan hijauan:  – Tanaman dibiarkan tumbuh sampai tingginya sekitar 1,5 m (berumur sekitar enam bulan) sebelum dipangkas untuk pertama kalinya. Pemangkasan berikutnya bisa dilakukan sekali ...

Read More »

Konservasi Tanah Secara Vegetatif

Konservasi tanah secara vegetatif adalah segala bentuk atau kegiatan pemanfaatan tanaman dan atau sisa-sisa tanaman untuk mengurangi erosi. Tajuk pohon atau tanaman lainnya akan menahan/mematahkan pukulan dan kecepatan air hujan yang jatuh. Dengan demikian daya pukul/limpas air hujan dipermukaan tanah menurun. Tajuk pohon-pohonan selain mengurangi daya pukul air hujan juga menyerap sebagian air hujan tersebut melalui daun-daunnya sebagai intersepsi. Sebagian ...

Read More »

Pertanaman Lorong (Alley Cropping)

Pertanaman lorong (alley cropping) sangat baik diterapkan pada lahan kering. Jenis tanaman leguminosa yang umum digunakan adalah Flemingia congesta, Glericidea sepium, Teprosia candida , dan Caliandra. Sistem pertanaman lorong (alley croping) adalah suatu sistem di mana tanaman pangan ditanam pada lorong (alley) di antara barisan tanaman pagar. Pangkasan dari tanaman pagar digunakan sebagai mulsa yang diharapkan dapat menyumbangkan hara terutama ...

Read More »

Arc Info Sistem Informasi Geografis

Arc Info merupakan salah satu perangkat lunak GIS yang telah banyak digunakan oleh para ahli di bidang GIS. Pada prinsipnya Arc Info ini sangat mendukung dalam pembuatan dan pembangunan data base sebuah peta yang berdasarkan pada prinsip-prinsip informasi pemetaan yang terpadu. a) Pengenalan Lingkungan Arc Info Untuk memasuki lingkungan Arc Info, kita harus mengetahui letak folder programnya, maka langsung bisa ...

Read More »

Strategi Daerah Aliran Sungai

Sumberdaya alam merupakan modal penting dalam menggerakkan pembangunan di suatu daerah, sehingga pengelolaan sumberdaya alam menjadi masalah strategis untuk diputuskan secara adil, transparan dan berkelanjutan. Sesuai semangat yang terkandung dalam UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, maka strategi pengelolaan DAS yang bersifat lintas regional adalah : 1) Membangun kesepakatan dan kesepahaman antar daerah dalam pengelolan DAS lintas regional. ...

Read More »

Alat Ukur Erosi dan Sedimentasi

Peralatan yang dipergunakan dalam pengukuran angkutan sedimen (sediment transport) adalah berdasarkan Standar United States. Geological Survey (USGS), peralatan tersebut telah dikembangkan oleh Federal Inter Agency Sedimentation Project (FIASP). Alat ukur/ pengambil contoh sedimen yang telah distandarisasi oleh FIASP, mempunyai kode tertentu yang dapat diartikan sebagai berikut:  US : Alat ukur/ pengambilan contoh sediment dengan standar United States.  D ...

Read More »