Ikan Asin Hasil Penggaraman

Teknik penggaraman merupakan teknik yang biasa dikombinasikan dengan proses pengawetan yang lain, seperti pengeringan atau perebusan. Dari proses penggaraman ini dikenal tiga macam ikan asin, yaitu: a. ikan asin basah (tidak dikeringkan setelah proses penggaraman) b. ikan asin kering (dikeringkan setelah proses penggaraman) c. ikan asin rebus (ikan pindang, direbus setelah proses penggaraman). Masyarakat kita sudah sangat familiar dengan ikan ...

Read More »

Ikan Asing Kering

Ikan asin yang diminati oleh konsumen adalah ikan asin yang warna dan teksturnya cukup baik. Hal tersebut akan sulit dicapai apabila metode penggaraman yang digunakan tidak tepat, bahan baku yang diproses kurang berkualitas, dan cara penyimpanan produk yang buruk. Inilah yang menyebabkan sebagian produsen ikan asin mengambil jalan pintas dengan menggunakan formalin pada proses penggaraman sehingga menghasilkan ikan asin dengan ...

Read More »

Konsentrasi Larutan Garam

Apabila perbedaan konsentrasi antara larutan garam dan cairan tubuh ikan tinggi, maka proses penetrasi garam ke dalam tubuh ikan akan semakin cepat. Metode penggaraman dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu: 1) Penggaraman kering (dry salting) Metode penggaraman kering merupakan metode penggaraman yang menggunakan kristal garam yang dicampurkan dengan ikan. Penggaraman kering dilakukan dengan menaburkan garam kristal pada lapisan ikan yang ...

Read More »

Pembuatan Ikan Pindang

Dibandingkan dengan pengolahan ikan asin, pemindangan mempunyai beberapa keuntungan, yaitu: 1) Cara pengolahannya sederhana dan tidak memerlukan alat yang mahal. 2) Hasilnya berupa produk matang yang dapat langsung dimakan tanpa perlu dimasak terlebih dahulu. 3) Rasanya cocok dengan selera masyarakat Indonesia pada umumnya, 4) Dapat dimakan dalam jumlah yang relatif banyak, sehingga sumbangan proteinnya cukup besar bagi perbaikan gizi masyarakat. ...

Read More »

Proses Awal Garam

Pada proses pengawetan dengan metode penggaraman, garam merupakan faktor penting yang harus mendapat perhatian. Kemurnian garam yang digunakan akan mempengaruhi mutu ikan asin sebagai produk akhir yang dihasilkan. Garam yang digunakan pada proses pengawetan produk hasil perikanan sebaiknya merupakan garam murni yaitu garam yang komposisi NaClnya besar (95%) dan sedikit mengandung unsur-unsur lain seperti MgCl2, CaCl2, MgSO4, CaSO4, lumpur serta ...

Read More »