" /> Pengukuran Kualitas Air Archives - Page 2 of 4 - TNeutron
Home > Pengelolaan Kualitas Air > Pengukuran Kualitas Air (page 2)

Pengukuran Kualitas Air

Metode Titrasi Dengan Cara Winkler

Oksigen terlarut adalah jumlah mg/l gas oksigen yang terlarut dalam air. oksigen terlarut dalam air dapat berasal dari proses fotosintesis oleh fitoplankton dan tanaman air atau dari difusi udara. kadar oksigen terlarut dapat ditentukan dengan titrasi maupun alat ukur elektronik DO meter. Cara winkler yang didasarkan pada dua reaksi oksidasi – reduksi digunakan secara meluas dan merupakan cara standar dalam ...

Read More »

Alat pH Meter

pH meter adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur pH suatu larutan. Elektroda pada pH meter dicelupkan pada larutan yang akan diuji pH nya. pH meter akan menunjukkan pH larutan tersebut secara otomatis. Prinsip Kerja pH Meter Pada prinsipnya pengukuran suatu pH adalah didasarkan pada potensial elektro kimia yang terjadi antara larutan yang terdapat di dalam elektroda gelas yang ...

Read More »

Karbondioksida Bebas dan Chemical Oxygen

Karbondioksida bebas yang dianalisa asalah karbondioksida yang berada dalam bentuk gas yang terkandung dalam air. Kandungan CO2 bebas dalam air murni pada tekanan 1 atm dan temperature 25 °C adalah sekitar 0,4 ppm. CO2 dalam perairan didapatkan dari dari proses difusi udara dan hasil proses respirasi organism akuatik. didasar perairan CO2 juga dihasilkan oleh proses dekomposisi. metode yang umum digunakan ...

Read More »

Penentuan Kadar Alkalinitas

Alkalinitas merupakan konsentrasi total dari unsur basa yang terkandung dalam air dan biasa dinyatakan dalam mg/liter atau setara dengan kalsium karbonat (CaCO3). Dikatakan bahwa alkalinitas dalam air tawar sangat berperan penting karena alkalinitas tidak hanya berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan plankton, tapi juga mempengaruhi parameter-parameter lainnya. Alkalinitas adalah kapasitas air untuk menetralkan tambahan asam tanpa penurunan nilai PH larutan. Alkanitas merupakan ...

Read More »

Pengukuran Oksigen Terlarut Dengan DO Meter

Prinsip kerja dari alat DO meter ini adalah menggunakan elektroda atau probe oksigen yang terdiri dari katoda dan anoda yang direndam dalam larutan elektrolit. Pada alat DO meter, biasanya menggunakan katoda perak (Ag) dan anoda timbal (Pb). Secara keseluruhan, elektroda ini dilapisi dengan membran plastik yang bersifat semi permeable terhadap oksigen. Reaksi kimia yang akan terjadi pada elektroda tersebut adalah: ...

Read More »

Padatan Tersuspensi dan Terlarut Total

Padatan tersuspensi total atau Total Suspended Solid (TSS) adalah bahan-bahan tersuspensi dan tidak terlarut dalam air, bahan-bahan ini tersaring pada kertas saring Millipore dengan ukuran pori-pori 0,45 μm. Sedangkan Padatan terlarut total adalah bahan-bahan terlarut yang tidak tersaring dengan kertas saring Millipore dengan ukuran pori-pori 0,45 μm. Cara pengukuran TSS dilakukan dengan gravimetric yang terdiri dari kegiatan penyaringan, penguapan dan ...

Read More »